TANGSEL, DISWAY.ID -- Seorang pria diduga seorang guru MTs belakangan viral lantaran aksi nyelenehnya. Pelaku secara random menawarkan jasa tak senonoh kepada sesama jenis di Pamulang, Tangerang Selatan. Kejadian itu ketika warga membeli bakso.
Kasus pedofil yang diduga dilancarkan sang guru kini telah ditangani oleh pihak kepolisian Polsek Pamulang. Lantas seperti apa kronologi kejadian tak terduga ini?
Kapolsek Pamulang, AKP Galuh Febri Saputra menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 19.30 WIB di Perumahan Serua Permai, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan.
BACA JUGA:Nestapa Videografer Amsal Sitepu, Didakwa Rugikan Negara Tapi Saksi Ahli Gak Pernah Dihadirkan ke Sidang
Katanya, pelaku tiba-tiba saja mendatangi lokasi keramaian warga yang saat itu sedang mengantre membeli bakso. Saat itulah pelaku secara mengejutkan menawarkan jasa berhubungan intim sesama jenis melalui selembar kertas.
"Awalnya ada warga yang hendak membeli bakso di sekitar lokasi. Kemudian didatangi oleh seseorang tidak dikenal (pelaku) yang menawarkan dan memberikan selembaran berisi ajakan berhubungan sesama jenis," katanya kepada awak media, Senin 30 Maret 2026.
Ironinya, dari selembar kertas putih itu pelaku memasang tarif mulai dari Rp50 ribu sampai Rp300 ribu untuk jasa yang akan dia layani.
Merasa resah dan kesal, warga kemudian berinisiatif memancing pelaku agar kembali ke lokasi. Upaya tersebut berhasil, kemudian pelaku didatangi dan dimintai keterangan terkait tindak tanduk pelaku.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Merosot Rp 30.000 per Gram, Dibayangi Ketegangan Geopolitik
Seorang perempuan yang menegur langsung dengan emosional mengkonfrontasi pelaku. Pelaku dengan sepeda motor berwarna merah itu terlihat tak bisa berkata-kata ketika diamuk oleh perempuan dalam video yang beredar.
Galuh mengatakan, selain selembar kertas itu, dari pelaku juga ditemukan obat tertentu. Namun polisi belum memastikan terkait jenis obat yang dibawa pelaku.
"Saat pelaku kembali, warga menegur dan sempat menggeledah barang miliknya. Ditemukan obat tertentu dari pelaku," jelasnya.
Pelaku kemudian dibawa ke rumah warga untuk dimediasi. Dalam proses tersebut, warga juga membuat video pernyataan sebagai bentuk peringatan agar pelaku tidak mengulangi perbuatannya.
BACA JUGA:Habiburokhman Minta Hakim Berikan Putusan Bebas untuk Amsal Sitepu: Komisi III DPR Jadi Penjamin
Identitas Pelaku: Guru MTsDari hasil pengecekan polisi, pelaku diketahui bernama IK (34), warga Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
- 1
- 2
- 3
- »





