BUMI Teken Kontrak 7 Tahun, Glencore akan Serap 100% Produksi Tambang Mt Carlton

katadata.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Emiten kongsi Grup Bakrie–Salim, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) meneken kontrak penjualan atau perjanjian offtake selama 7 tahun dengan Glencore. Lewat kerja sama ini, 100% hasil tambang mineral dari proyek Mt. Carlton akan dibeli oleh Glencore.

Aksi itu melalui anak usaha yang berbasis di Australia, yakni Wolfram Limited. Tak hanya itu Group Head of Corporate Communications & CSR Bumi Resources, Renno Wicaksono, mengatakan perusahaan menargetkan produksi proyek tembaga-emas di Mt. Carlton pada 2026 berada di kisaran 12–15 ribu ton copper equivalent.

“Masuknya bumi ke sektor lain adalah bagian dari strategi diversifikasi kami,” kata Renno ketika dihubungi Katadata.co.id, Senin (30/3). 

Renno mengatakan saat ini bisnis utama perseroan masih berada di sektor batu bara termal. Namun demikian, perusahaan mulai melakukan diversifikasi ke sektor lain melalui aset-asetnya, termasuk Wolfram Limited dan Jubilee Metals Limited di Australia.

Adapun Glencore merupakan salah satu perusahaan sumber daya alam terdiversifikasi terbesar di dunia dan menjadi pelaku utama dalam pemasaran dan produksi tembaga dan logam dasar lainnya. Kemitraan ini memberikan Wolfram jalur pemasaran yang kuat sekaligus meningkatkan visibilitas pendapatan proyek. 

“Perjanjian offtake jangka panjang ini semakin memperkuat kepastian komersial proyek dan memberikan validasi pasar yang kuat bagi Mt. Carlton,” tulis manajemen dalam keterangan resmi dikutip Senin (30/3). 

Bumi Resources berencana menunjuk Macmahon Contractors Pty Ltd sebagai mitra kontraktor penambangan untuk proyek Wolfram di Mt. Carlton. Perusahaan ini merupakan anak usaha yang sepenuhnya dimiliki oleh Macmahon Holdings Ltd, yang dikenal sebagai kontraktor jasa pertambangan berpengalaman dan tercatat di ASX.

Macmahon memiliki rekam jejak dalam menyediakan solusi penambangan terbuka dan bawah tanah hingga konstruksi sipil di Australia dan Asia Tenggara. Langkah ini diharapkan dapat mendukung pengembangan tambang di Mt. Carlton.

Laba BUMI Melonjak 20% Sepanjang 2025

Di samping itu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), membukukan laba bersih sebesar US$ 81,01 juta atau setara Rp 1,37 triliun tahun buku 2025. Torehan itu melonjak 21% secara tahunan atau year-on-year (yoy) dari periode tahun buku 2024 senilai US$ 67,47 juta atau sekitar Rp 1,14 triliun. 

Berdasarkan laporan keuangan tahun buku 2025, pendapatan BUMI juga naik 4,79% yoy menjadi US$ 1,42 miliar atau sekitar Rp 24,20 triliun dari sebelumnya US$ 1,35 miliar atau Rp 23,09 triliun pada 2024. 

Secara rinci, pendapatan BUMI ditopang oleh penjualan batu bara kepada pihak ketiga yang mencapai US$ 1,17 miliar. Pendapatan itu terdiri dari ekspor sebesar US$ 820,5 juta dan penjualan domestik sebesar US$ 354,8 juta. 

Selain itu, kontribusi dari penjualan emas tercatat sebesar US$ 242,3 juta, yang didominasi oleh pasar domestik sebesar US$ 230 juta, sementara ekspor mencapai US$ 12,2 juta. Adapun penjualan perak berkontribusi terhadap pendapatan sebesar US$ 7,04 juta, dengan kontribusi utama dari pasar domestik. 

Dari sisi pelanggan, pendapatan terbesar berasal dari Rwood Resources DMCC sebesar US$ 506,8 juta. Diikuti oleh PT PLN (Persero) sebesar US$ 251,73 juta dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) sebesar US$ 196,07 juta. Apabila dikalkulasikan, kontribusi dari pelanggan utama mencapai US$ 954,6 juta.

Kemudian dari sisi neraca, jumlah aset tercatat sebesar US$ 4,21 miliar atau setara sekitar Rp 71,67 triliun (kurs Rp 16.987 per dolar AS). Sementara itu, jumlah liabilitas mencapai US$ 1,33 miliar atau sekitar Rp 22,61 triliun. Dengan demikian, ekuitas neto perseroan tercatat sebesar US$2,88 miliar atau setara Rp 49,06 triliun.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mensos Puji Kabupaten Trenggalek Mutakhirkan DTSEN hingga Sekolah Rakyat
• 23 jam laludetik.com
thumb
Serangan Terbaru Iran Targetkan Infrastruktur Udara AS-Israel
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
KA Bandara Yogyakarta Tembus 12 Ribu Penumpang saat Puncak Arus Balik
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Nuon Perkuat Ekosistem Digital Lifestyle, Dorong Monetisasi Lokal
• 17 menit lalukumparan.com
thumb
Pemda Diminta Kreatif dan Lakukan Efisiensi Cegah PHK PPPK
• 2 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.