Muhaimin: Nilai Kreativitas Nol Bisa Bunuh Masa Depan Ekonomi Kreatif

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Krisafika Taraisya Subagio

TVRINews, Jakarta

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, melontarkan kritik keras terhadap cara pandang aparat penegak hukum yang dinilai meremehkan nilai proses kreatif dalam industri ekonomi kreatif.

Muhaimin atau yang akrab disapa Cak Imin menyoroti penilaian jaksa terhadap kerja kreatif seorang videografer dalam kasus dugaan korupsi proyek video profil desa di Kabupaten Karo periode 2020–2022.

Ia menilai, pendekatan yang menyebut ide, gagasan, hingga proses editing dan dubbing sebagai tidak bernilai bahkan Rp0 merupakan kekeliruan serius.

"Proses kreatif adalah nyawa dari industri kreatif. Harusnya diapresiasi keahliannya, bukan justru dinihilkan harganya bahkan dikriminalisasi," ujar Muhaimin dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Senin, 30 Maret 2026.

Menurut Cak Imin, dalam industri kreatif, nilai utama justru terletak pada proses panjang yang mencakup riset, eksplorasi ide, hingga eksekusi karya. Ia mengingatkan bahwa pendekatan konvensional dalam menilai karya kreatif tidak bisa diterapkan secara sembarangan.

Lebih jauh, ia menilai cara pandang tersebut berpotensi menimbulkan dampak sistemik, termasuk terhadap dunia pendidikan. Jika kreativitas dianggap tidak memiliki nilai, maka minat untuk mempelajari dan mengembangkan bidang kreatif bisa menurun.

"Kalau kreativitas dihargai nol, siapa yang mau belajar dan berkarya?" ucapnya.

Kemudian, Cak Imin juga menekankan bahwa sektor ekonomi kreatif saat ini menjadi tumpuan hidup jutaan masyarakat Indonesia, mulai dari konten kreator, videografer, editor, hingga desainer. Oleh karena itu, ia meminta agar seluruh pihak memberikan penghargaan yang layak terhadap kerja-kerja kreatif.

Ia menegaskan, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen memperkuat ekosistem industri kreatif sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi nasional.

"Jangan sampai pendekatan yang tidak tepat justru membuat para kreator takut berkarya dan kehilangan semangat," tegasnya.

Menutup pernyataannya, Cak Imin mengingatkan pentingnya arah kebijakan yang berpihak pada pelaku industri kreatif.

"Jangan bunuh kreativitas. Lindungi, fasilitasi, dan hargai. Karena dari situlah masa depan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat Indonesia dibangun," ungkapnya.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Retakan Tanah di Nagekeo, Kosmas Lawa Bagho Dorong Penanganan Berbasis Kajian Ilmiah
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Dari Roblox hingga Tiktok, Ini 8 Platform yang Wajib Batasi Anak di Bawah 16 Tahun
• 7 jam lalukompas.com
thumb
SPKLU PLN Catat Rekor Transaksi Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idulfitri 1447 H
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Lisa Kudrow Mengaku Malu Nonton Serial Friends di Depan Sang Suami
• 18 jam lalutabloidbintang.com
thumb
KPK Minta Pejabat Segera Lapor Harta Kekayaannya Secara Jujur dan Lengkap
• 9 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.