Jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, dengan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, rusak dan bahkan sering bikin jatuh korban yang terperosok lubang.
Kerusakan jalan berada di Desa Daren, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara.
Akses jalan dapat dilalui dari Kantor Polsek Gebog, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus ke arah barat. Setidaknya panjang jalur yang mengalami kerusakan itu sekitar 1,5 kilometer terhitung dari Tugu Selamat Datang di Kabupaten Jepara.
Pantauan kumparan pada Senin (30/3), sejumlah titik mengalami rusak parah. Melaju melalui Kantor Polsek Gebog ke barat, lokasi kerusakan tampak setelah tugu.
Di dekat tugu, sejumlah pengendara sepeda motor, mobil, dan truk mengurangi kecepatan. Terkadang, mereka harus berjalan zig-zag untuk menghindari lubang.
Berlanjut ke arah barat, tepatnya di depan Gang 7 Desa Daren, terdapat lubang yang lumayan dalam. Di bahu jalan terdapat tulisan yang dipasang menggunakan kayu.
Tulisan tersebut ditulis pada banner. Kemudian dipasang menggunakan kayu serta diletakkan di bahu jalan.
Bunyi tulisan itu "Pajak Telat Didendo, Dalan Ajor Dijarno". Tulisan tersebut apabila diterjemahkan ke Bahasa Indonesia berbunyi "Pajak Terlambat Didenda, Jalan Rusak Dibiarkan".
Kerusakan juga masih tampak sampai di depan Gang 4 Desa Daren. Di titik tersebut terlihat aspal jalan banyak yang mengelupas dan kerikilnya tampak berserakan.
Di depan Gang 4 Desa Daren juga terdapat tulisan berisi keluhan. Bunyi tulisan itu yakni "Ingin Kembali ke Jalan yang Benar Tapi Jalannya Rusak".
Sementara itu, di area barat Gang 4 Desa Daren sampai ke arah SD 1 Karangnongko, Desa Karangnongko, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah terlihat jalan sudah dibeton. Di depan SD hingga ke arah barat jalan tampak mulus.
Salah seorang warga asal Desa Daren, Nikmah, mengatakan kerusakan jalan sudah terjadi sejak awal tahun 2026 ini. Sepengetahuannya tidak pernah ada penambalan jalan.
"Sejak awal tahun sudah rusak. Di depan toko saya ini lubangnya dalam, sering mengakibatkan orang jatuh," katanya kepada kumparan, Senin (30/3).
Pihaknya tak menampik, akses jalan di Desa Daren itu sering dilewati kendaraan besar seperti truk dan bus. Bahkan, sering ada truk yang membawa muatan bertumpuk.
Ia menambahkan, kemarin ada siswi yang jatuh di depan tokonya lantaran mengerem mendadak menghindari lubang. Siswi tersebut terjatuh dan mengalami luka-luka.
"Baru kemarin ada siswi sekolah jatuh di sini karena ngerem mendadak menghindari lubang," ujarnya.
Kondisi jalan menjadi parah apabila hujan. Sebab, lubang menjadi tidak terlihat karena tergenang air hujan. Sehingga sering mengakibatkan pengendara terperosok.
"Kalau malam hari dan sedang hujan itu lebih berbahaya karena lubangnya tidak terlihat. Akibatnya banyak pengendara terperosok lubang," ujarnya.
Pihaknya berharap agar ada perbaikan di area jalan yang rusak. Sehingga tidak ada lagi korban yang terjatuh.
"Pastinya ingin segera ada perbaikan supaya jalannya mulus," imbuhnya.
Hal senada diutarakan oleh Nur yang juga warga Desa Daren. Sebelum lebaran Idulfitri tahun ini dia melihat pengendara terjatuh akibat terperosok lubang.
"Sebelum lebaran ada korban juga jatuh dan mengalami luka-luka. Di area jalan sini kalau malam penerangannya juga kurang," ujarnya.
Keluhan juga datang dari Aufa, warga asal Kabupaten Kudus. Ia menyampaikan kerusakan jalan sudah ada sejak Januari 2026. Ia sering melihat orang terjatuh di depan tempatnya bekerja.
"Saya kerja di sini (Desa Daren). Seringnya saya lihat kalau sore hari ada yang jatuh terkena lubang di titik ini," ujarnya sambil menunjukkan titik lubang.
Warga Kabupaten Kudus, Dono sering melintasi jalan di Desa Daren. Menurutnya, ketika melintasi jalur tersebut harus ekstra hati-hati.
"Jalannya parah sehingga harus ekstra hati-hati. Banyak truk besar melintasi jalan ini. Keinginan saya segera diperbaiki supaya lebih layak," imbuhnya.
Aziz, warga Kabupaten Kudus kerap melintasi jalur tersebut setiap mengantarkan hewan ternak. Menurutnya, jalan di Desa Daren membahayakan.
"Jalannya sudah lama rusak dan belum ada perbaikan. Keinginan saya ya segera diperbaiki," imbuhnya.





