Perusahaan kesehatan global terkemuka di bidang obesitas dan diabetes, Novo Nordisk (NYESE: NVO), membukukan pertumbuhan penjualan (sales growth) sebesar 10 persen selama 2025, yang didorong oleh portofolio terapi diabetes dan obesitas.
Dilansir dari portal Yahoo!Finance, penjualan terapi obesitas Novo Nordisk mencapai 82 miliar krone Denmark (sekitar Rp188-197 triliun), yang merupakan peningkatan substansial sejak 2019 dan ditopang oleh penjualan terapi obesitas yang telah menjangkau 16 juta pasien baru.
Sumber tersebut juga menyebutkan hasil keuangan perusahaan pun melebihi ekspektasi, dengan EPS sebesar USD 1. Ini menunjukkan bahwa Novo Nordisk berhasil mempertahankan kinerja yang solid meskipun menghadapi tantangan, dan mencerminkan kekuatan model bisnis dan kemampuannya dalam mengelola biaya sekaligus pendapatan secara efisien.
President & CEO Novo Nordisk, Mike Doustdar menyebut, pertumbuhan ini juga didorong oleh pengembangan pil GLP-1 milik Novo Nordisk, yang merupakan produk oral pertama di dunia yang disetujui oleh FDA untuk pengelolaan berat badan.
“Inti dari inovasi kami adalah GLP-1, sebuah keajaiban dari ilmu pengetahuan modern. Di bidang GLP-1, kami bangga dengan molekul unik kami yang memberikan dampak positif yang sistemik. Inovasi ini membantu pasien secara menyeluruh, sebagai obat penurun berat badan yang sangat efektif dengan manfaat tambahan di berbagai kondisi lain, seperti penyakit kardiovaskular,” tulis Doustdar dalam situs resmi Novo Nordisk.
Fokus Novo Nordisk: Kesehatan Jangka PanjangPada 2026, Novo Nordisk akan fokus pada pertumbuhan volume dan strategi jangka panjang untuk menghadapi tantangan yang ada.
Di Indonesia, General Manager Novo Nordisk Indonesia, Sreerekha Sreenivasan menegaskan bahwa Novo Nordisk berkomitmen untuk menghadirkan solusi berbasis sains untuk menekan angka obesitas dan diabetes di Tanah Air.
"Novo Nordisk berkomitmen menghadirkan inovasi medis yang melampaui sekadar penurunan berat badan, melainkan berfokus pada kualitas kesehatan jangka panjang. Berbekal lebih dari 30 tahun riset obesitas secara global, kami percaya kekuatan sains dapat mengubah hidup para individu dengan obesitas melalui penurunan berat badan yang terbukti klinis menjaga massa otot sekaligus mengurangi risiko kardiovaskular," jelasnya.
Novo Nordisk menghadirkan terapi GLP-1 khusus obesitas di Indonesia sejak September 2025. Selain meluncurkan GLP-1 khusus obesitas, Novo Nordisk juga menggaungkan kampanye “Harapan yang Meringankan”.
Bersama penyanyi dan public figure Audy Item, kampanye ini mengajak masyarakat untuk memahami bahwa obesitas adalah penyakit kronis yang kompleks, bukan kegagalan individu, dan membutuhkan bantuan profesional, yang dapat diakses salah satunya lewat situs Novocare.id.
Melalui situs NovoCare.id, masyarakat dapat mencari dukungan tenaga kesehatan profesional dan mendapatkan fakta medis yang akurat dalam mengelola obesitas, sehingga dapat mencapai kualitas hidup yang lebih baik.
Ke depannya, fokus Novo Nordisk terus berkomitmen untuk menghadirkan inovasi dan kontribusi dalam perawatan obesitas dan diabetes, untuk masyarakat Indonesia yang lebih sehat.





