Anak Masih Bisa Buka Akun Roblox, Daftar TikTok dan Instagram Muncul Notifikasi

katadata.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

YouTube, Instagram, Facebook, Threads, X, TikTok, Roblox, dan Bigo Live menjadi platform yang mengimplementasikan PP Tunas mulai 28 Maret. Akun anak di bawah 16 tahun di kedelapan aplikasi ini dihapus?

Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP Tunas membatasi anak bermain media sosial atau medsos, menjadi usia 16 tahun ke atas.

Pada tahap awal, kebijakan itu berlaku TikTok, YouTube, Instagram, Facebook, Threads, X, Roblox, dan Bigo Live. Proses akan dilakukan bertahap sampai semua platform menjalankan kewajiban kepatuhan.

Kementerian Komunikasi dan Digital atau Komdigi memastikan tahapan selanjutnya pemerintah akan mengevaluasi Penyelenggara Sistem Elektronik atau PSE lain dengan memperhatikan sejumlah indikator risiko.

Roblox

Sejumlah netizen menyebutkan anak masih bisa membuka akun mereka di Roblox. “Akun adik-adik saya, masih bisa dibuka semua,” kata pengguna X @Mchess, Senin (30/3).

Hal senada disampaikan oleh akun X @Glumpydumb dan @Lunasol. “Masih bisa dibuka. Apakah karena akun Roblox-nya under parental control?” ujar Lunasol.

Akun X lainnya @seulement_j mengatakan akun anak di bawah 16 tahun masih bisa dibuka, tetapi fitur percakapan atau chat dibatasi.

Katadata.co.id pun membuat akun Roblox dengan mencatatkan tahun kelahiran saat mendaftar yakni pada 2018. Meski pendaftar berusia delapan tahun, akun tetap bisa dibuat.

Berdasarkan pantauan Katadata.co.id, konten-konten di dalamnya disebutkan keterangan terkait batas usia.

Menteri Komdigi Meutya Hafid mengatakan, Roblox telah menyampaikan rencana penyesuaian fitur untuk pengguna di bawah 13 tahun, yang hanya bisa bermain secara offline. “Masih on-going. Kemungkinan di bawah usia tertentu, dari online akan di-offline-kan. Ini juga penyesuaian, jadi kami apresiasi,” kata dia saat konferensi pers pada Jumat malam (27/3), yang disiarkan melalui YouTube.

YouTube

Katadata.co.id mencatat, pengguna bisa membuka YouTube meski tidak memiliki akun, karena menggunakan mode guest atau incognito. Namun pengguna membutuhkan akun Google atau Gmail untuk login ke YouTube agar bisa menikmati fitur lengkap seperti subscribe, menyukai video, dan berkomentar.

Berdasarkan uji coba Katadata.co.id, pengguna bisa mendaftar akun Google untuk pribadi, atau bukan untuk anak, meski berusia 13 tahun. Setelah itu, Katadata.co.id bisa masuk ke akun YouTube.

TikTok

Katadata.co.id juga berupaya membuat akun baru di TikTok, dengan mencatatkan tahun lahir 2015 atau berusia 11 tahun pada 2026. Muncul notifikasi sebagai berikut ‘maaf, sepertinya Anda tidak memenuhi syarat untuk TikTok’.

Katadata.co.id kemudian membuat akun baru dengan tahun lahir 2004 atau berusia 21 tahun. Namun juga tidak masuk.

Menteri Komdigi Meutya Hafid mengatakan TikTok telah menyatakan komitmen untuk melakukan penonaktifan akun pengguna di bawah 16 tahun secara bertahap.

“Mereka akan mengumumkan peta jalan operasional untuk pengguna usia 14 sampai 15 tahun. Jadi kami sampaikan, kepatuhannya kooperatif sebagian. Arahnya sudah menuju ke sana (patuh), hanya meminta perpanjangan atau sedikit waktu tambahan,” kata dia.

Instagram

Katadata.co.id membuat akun baru di Instagram dengan tahun kelahiran 2015, muncul notifikasi yang mirip dengan TikTok yakni berbunyi ‘kami tidak bisa membuat akun untuk Anda’.

Katadata.co.id beberapa kali mengonfirmasi kepada Meta, induk Instagram, Facebook, dan Threads terkait implementasi PP Tunas, namun belum juga ada tanggapan.

X dan Bigo Live

Menteri Komdigi Meutya Hafid mengatakan X telah mengumumkan perubahan batas usia minimum, menjadi 16 tahun. “Ini sudah dilakukan sejak 17 Maret, yang disampaikan di halaman pusat bantuan,” kata dia.

Penyesuaian itu juga diselaraskan dengan panduan pengguna atau community guidelines X. Meutya bercerita, platform milik Elon Musk ini awalnya meminta perpanjangan waktu. Akan tetapi, PSE ini sudah mengidentifikasi pengguna dan menonaktifkan akun anak mulai 28 Maret.

Bigo Live juga sudah menyesuaikan batas usia menjadi 18 tahun ke atas, yang tertuang dalam perjanjian pengguna atau user content, kebijakan keamanan alias privacy policy, dan permohonan pembaruan batasan usia di App Store maupun toko aplikasi lainnya.

“Untuk Bigo Live, (pembatasan) tidak hanya di platform, tetapi juga di App Store dengan meminta untuk menaikkan klasifikasi dari 13 tahun menjadi 18 tahun ke atas,” ujar Meutya.

Selain itu, Bigo Live menerapkan sistem moderasi berlapis berbasis akal imitasi atau AI dan verifikasi manusia, untuk mengecek akun di bawah 18 tahun.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
UMKM Lokal Rasakan Dampak Positif Program MBG
• 8 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Mengenal Nonlinear Career Path
• 21 jam lalubeautynesia.id
thumb
Iran Rilis Video Serangan Drone ke Israel, Pangkalan Ben Gurion Jadi Target | KOMPAS SIANG
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
BCA Dorong Pembiayaan Berkelanjutan, Nilainya Tembus Rp255 Triliun
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Paket Halal Bihalal Whiz Prime Hotel Sudirman Makassar Mulai Rp70 Ribu per Orang
• 9 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.