Bisnis.com, JAKARTA — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memberi sinyal bahwa Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka akan segera berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN). Rencana perpindahan operasional RI-2 ditargetkan dapat terealisasi pada tahun ini.
Kepala Badan Otorita IKN, Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa sebanyak 50 staf Sekretariat Wakil Presiden bahkan telah dikirim ke Nusantara untuk melakukan persiapan teknis. Penugasan personel tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh fungsi pendukung kepresidenan siap beroperasi.
“Saya kira ini, iya, karena sudah ada menugaskan 50 staf ke sana [IKN] untuk persiapan-persiapannya. Mudah-mudahan akan segera. Insyaallah [tahun ini],” kata Basuki dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Jakarta, Senin (30/3/2026).
Basuki menegaskan bahwa infrastruktur fisik untuk menunjang aktivitas Wakil Presiden saat ini sudah siap digunakan. Gedung kantor dinyatakan telah rampung, termasuk penyediaan fasilitas furnitur untuk mendukung kerja para staf.
Sejumlah staf dari Sekretariat Wakil Presiden juga dilaporkan telah berada di lokasi untuk memantau detail persiapan akhir. Langkah ini merupakan bagian dari perencanaan matang sebelum jadwal resmi berkantor diputuskan oleh pemerintah pusat.
“Tahun ini bisa, karena gedungnya sudah jadi, furniture-nya juga yang sementara juga sudah. Sudah beberapa dari sana juga [staf staf wapres],” jelas Basuki.
Baca Juga
- Proyek Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Dimulai, Nilainya Rp20 Triliun
- Bos IKN Sebut Serapan Anggaran Tembus 61,8% hingga Maret 2026
- Stafsus Gibran Temui Jokowi di Solo, Bahas Nasib IKN
Basuki menuturkan bahwa kehadiran pimpinan negara di IKN nantinya akan mempercepat akselerasi transformasi pemerintahan di ibu kota baru tersebut. Karenanya, otorita berharap rencana ini berjalan sesuai jadwal agar aktivitas pemerintahan di Nusantara semakin intensif dan terintegrasi.
Berdasarkan catatan Bisnis, Staf Khusus (Stafsus) Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Tina Talisa baru-baru ini juga kedapatan mengunjungi kediaman Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di Solo. Dalam kunjungan itu, Tina melaporkan perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Tina mengatakan kunjungan ke kediaman Jokowi pada Rabu (23/3/2026) merupakan bagian dari silaturahmi Idulfitri sekaligus mempererat hubungan kebangsaan. Menurut Tina, pertemuan berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan. Stafsus Gibran itu juga mengungkapkan dalam pertemuannya dengan Jokowi, terdapat diskusi mengenai perkembangan IKN.
“Tadi saya juga diskusi soal IKN dengan Pak Jokowi. Saya terakhir ke IKN itu 21 Januari 2026 sebagai tindak lanjut arahan Pak Wapres untuk mendorong agar kami dari Sekretariat Wakil Presiden secara bergiliran dan bergantian berkantor dalam kawasan IKN," kata Tina dalam keterangan tertulis pada Kamis (26/3/2026).
Proyek IKN sebelumnya dipastikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto untuk dilanjutkan, bahkan dipercepat. Pemerintah juga, menurut Tina, telah menunjukkan komitmen keberlanjutan pembangunan tersebut melalui penganggaran Rp48,8 triliun untuk 2025-2029.
Tina menyatakan semangat persatuan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan program-program strategis pemerintah, termasuk pembangunan IKN yang membutuhkan dukungan seluruh elemen bangsa.





