Kulon Progo, tvOnenews.com - Insiden gugurnya Praka Farizal Rhomadhon dalam serangan artileri Israel Defence Forces (IDF) atau Pasukan Pertahanan Israel di Lebanon menimbulkan duka mendalam bagi pihak keluarga korban.
Suasana duka pun turut menyelimuti Dusun Ledok, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta, tempat kelahiran Farizal.
Kepala Dukuh (Dusun) Ledok, Wakhidi menyampaikan kesan dan kenangan semasa hidup Praka Farizal di lingkungan kampungnya.
"Sejak kecil sampai SMA hidup disini (Dusun Ledok). Keseharian di lingkungan masyarakat sepertinya baik itu orangnya. Jadi tidak pernah apa istilahnya nakal itu tidak, baik-baik saja di rumah," ungkapnya ditemui di rumah duka Praka Farizal, pada Senin (30/3/2026).
- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Menurut Wakhidi, Praka Farizal sewaktu belum menjadi prajurit juga dikenal aktif berkegiatan di kampung.
"Waktu dulu masih muda sering mengikuti sub karang taruna di Dusun Ledok," kata dia.
Sepengetahuannya, Farizal diterima menjadi anggota prajurit TNI AD sejak tahun 2017.
Wakhidi mengaku terakhir kali dirinya bertemu Praka Farizal pada Lebaran 2025 lalu, sewaktu pulang kampung ke Kulon Progo.
"Tahun kemarin pulang. Saya ketemu di lapangan pas hari Idulfitri tahun lalu. Kalau tahun ini gak (pulang Kulon Progo)," ucapnya.
Sebelum diberangkatkan satgas ke Lebanon, Praka Farizal diketahui bertugas di Kodam Iskandar Muda, Aceh.
Pagi tadi, Wakhidi baru mendapat kabar bila warganya tersebut gugur saat menjalani misi perdamaian di Lebanon.
Prajurit TNI dari Kodam Iskandar Muda Aceh tersebut rencananya akan dikebumikan di pemakaman umum Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta, bukan di Taman Makam Pahlawan seperti yang umumnya dilakukan terhadap prajurit yang gugur dalam tugasnya.
- Instagram @azilaaaaa_
Selanjutnya, pemakaman umum dipilih setelah berkomunikasi dengan pihak keluarga.
"Tadi dari Kodim sudah tanya nanti makamnya di makam pahlawan atau makam umum dan saya matur sama warga kalau makamnya di umum saja," katanya.




