JAKARTA, KOMPAS.com – Taman Bendera Pusaka di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, semula dikenal sebagai tempat hijau yang menenangkan.
Namun, baru-baru ini pengunjung mengeluhkan kondisi danau buatan yang terletak di tengah taman.
Air danau tampak hitam pekat dan mengeluarkan bau tidak sedap, membuat pengalaman menikmati taman menjadi kurang nyaman.
Danar (27), salah seorang pengunjung yang datang bersama adiknya, mengatakan bahwa ia senang dengan fasilitas taman, terutama area bermain anak.
Baca juga: Taman Bendera Pusaka Baru Dibuka, tapi Danau Buatannya Bau dan Hitam
“Sayang aja tempatnya bagus, ada mainan anak-anak juga, tapi kalinya bau,” ujar Danar saat ditemui Kompas.com di lokasi, Minggu (29/3/2026).
Keluhan serupa disampaikan Augita (35), warga Jakarta Barat. kondisi ini danau buatan yang hitam dan bau mengurangi kenyamanan meskipun taman tetap menarik untuk dikunjungi.
“Iya bau tadi pas lewat, lumayan ganggu,” kata dia.
Soang tetap menjadi daya tarik
Di tengah bau yang menyengat, beberapa pengunjung tetap mendekat untuk menikmati pemandangan danau.
Terlihat delapan ekor soang berenang di dua bagian danau.
Beberapa pengunjung bahkan memberi biskuit, hingga soang mengejar mereka di permukaan air.
Baca juga: Keindahan Danau Jenewa Jadi Saksi Penikaman Ratu Austria
Kehadiran hewan ini sedikit menghibur anak-anak dan pengunjung yang datang untuk sekadar bersantai atau bermain.
Namun, bagi sebagian pengunjung, daya tarik hewan ini tidak cukup menutupi ketidaknyamanan dari bau dan warna air.
Aktivitas yang seharusnya menyenangkan justru menjadi pengalaman yang kurang nyaman bagi mereka.
Pembangunan IPAL masih berlangsung
Menanggapi keluhan warga, pengawas Taman Bendera Pusaka, Budi Purbadi, menjelaskan bahwa pembangunan danau memang belum sepenuhnya selesai.