JAKARTA, KOMPAS.TV - Kedutaan Besar Iran bereaksi atas gugurnya seorang tentara Indonesia yang bertugas di Lebanon.
Personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur merupakan personel pemelihara perdamaian dalam misis United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Lewat akun Instagram-nya, Kedubes Iran menyampaikan belasungkawa atas tewasnya tentara Indonesia tersebut. Mereka juga mengutuk Israel atas insiden berdarah tersebut.
Baca Juga: Yakin! Pakar Pertahanan Sebut Iran di Atas Angin: (AS-Israel) Merengek, Mengancam, tapi...
“Kedutaan Besar Republik Islam Iran menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada Pemerintah dan rakyat Indonesia atas wafatnya secara tragis seorang penjaga perdamaian Indonesia yang bertugas di bawah UNIFIL,” bunyi pernyataan Kedubes Iran, Senin (30/3/2026).
“Kami dengan tegas mengutuk tindakan keji ini, yang merupakan akibat langsung dari agresi berkelanjutan Israel, yang dilakukan dengan keterlibatan dan dukungan penuh dari Amerika Serikat,” tambahnya.
Mereka juga menegaskan, menargetkan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional.
Kedubes Iran juga menyerukan insiden ini tak boleh dibiarkan begitu saja tanpa hukuman.
Sebelumnya, Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI membenarkan kabar salah satu personel tentara TNI gugur di Lebanon.
Menurut Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Sekretariat Jenderal Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait ada tiga personel TNI yang menjadi korban dari serangan artileri Israel.
Penulis : Haryo Jati Editor : Deni-Muliya
Sumber : Instagram@iraninindonesia/Antara/X@Kemlu_RI
- tentara indonesia
- tni
- unifil
- kedubes iran
- israel
- lebanon





