Kantor Gubernur Sulawesi Selatan dilaporkan dibobol maling. Peristiwa ini diketahui saat Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai masuk kerja pada Senin pagi (30/3).
Sejumlah pintu dibuka paksa. Barang-barang dalam ruangan tersebut juga berantakan. Salah satunya ruangan humas.
"Ada beberapa ruangan di kantor gubernur berantakan, diduga ada maling masuk," kata Pranata Humas Ahli Muda Pemprov Sulsel, Sarmini Sallu, kepada wartawan, Senin (30/3).
Ia mengaku tidak mengetahui pasti kapan pelaku beraksi. Namun diduga peristiwanya terjadi saat ASN libur Lebaran.
"Kalau untuk kejadiannya saya kurang tahu pastinya. Mungkin saat kami libur. Karena tadi pagi kami masuk kantor, pintu ruangan sudah dibobol, itu semua laci-laci meja sudah dibuka paksa," ungkapnya.
Ia mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan barang berharga yang hilang atau dibawa maling. Kemungkinan, kata Sarmini, pelaku hanya mencari uang tunai.
"Untuk kehilangan, sementara tidak ada barang yang hilang. Kemungkinan pencuri hanya mencari uang tunai,” jelasnya.
2 Kali Dimaling, Pertama Saat WFAPeristiwa ini telah dilaporkan ke Satpol PP. Adapun kasus pembobolan di kantor Gubernur Sulsel telah dua kali terjadi dalam satu bulan terakhir. Peristiwa pertama terjadi pada akhir Ramadan.
Saat itu, Pemprov Sulsel sudah menerapkan Work From Anywhere (WFA). Pelaku saat itu, sempat diamankan Satpol PP. Namun, pelaku dilepas karena barang dikembalikan.
Sementara itu, Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian Bidang Trantibum Satpol PP Provinsi Sulsel Indra Agriawan menduga pembobolan yang diketahui hari ini merupakan rangkaian peristiwa sebelumnya.
"Iya betul, ini mungkin kejadian saat bulan puasa kemarin," kata Indra terpisah.
Ia mengatakan, pelaku pembobolan kantor Gubernur Sulsel saat itu telah ditangkap. Ia bukan pegawai Pemprov Sulsel.
"Pelakunya itu orang luar hanya saja diselesaikan secara kekeluargaan karena orang tua yang bersangkutan datang dan menjamin, sehingga dibuatkan pernyataan saja," tandasnya.





