Gugur di Lebanon, Personel TNI Terima Penghormatan Tertinggi dari Negara

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Pemerintah memberikan penghormatan tertinggi kepada prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur atas dedikasi dan pengabdian dalam misi perdamaian dan keamanan internasional United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon.

Prajurit yang gugur tersebut bernama Praka Farizal Rhomadhon, menjabat sebagai Taban Provost 1 Ru Provost Kompi Markas (Kima) Yonif 113/JS, akibat serangan Israel di Lebanon Selatan. Serangan itu juga menyebabkan tiga anggota TNI lainnya terluka.

BACA JUGA:Starting Line Up Indonesia vs Bulgaria: Emil Audero Jaga Gawang Garuda, Sananta Ujung Tombak!

“Kita beri penghormatan yang setinggi-tingginya dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada prajurit kita yang gugur,” ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono di sela-sela mendampingi kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto di Tokyo, Jepang, Senin, 30 Maret 2026.

Sugiono mengatakan, prajurit TNI yang gugur dan terluka, telah mengharumkan nama bangsa Indonesia melalui profesionalisme tinggi dalam misi perdamaian dunia.

“Memberikan yang terbaik bukan hanya bagi nama harum dan nama baik bangsa dan negara, tetapi juga menjalankan misi kemanusiaan yang sangat penting bagi perdamaian dan kelangsungan hidup manusia,” ungkapnya.

BACA JUGA:Prabowo: Indonesia Kini Berbeda, Pertumbuhan Lebih Cepat dan Kompetitif Dibanding 20 Tahun Lalu

Terkait dengan pemulangan jenazah prajurit yang gugur, Sugiono menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memastikan pemulangan berlangsung cepat ke tanah air. 

Ia juga meminta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beirut untuk terus memantau kondisi seluruh personel.

“Kami menugaskan kepada kedutaan besar kita yang ada di Beirut untuk terus memonitor perkembangan prajurit-prajurit kita kemudian menyiapkan langkah-langkah untuk pemulasaraan jenazahnya,” tegasnya.

BACA JUGA:Menkum Supratman Desak Transparansi Total dalam Kasus Videografer Amsal Sitepu

Pemerintah Indonesia mendesak dilakukannya investigasi menyeluruh atas insiden serangan tersebut, melalui jalur perundingan diplomasi untuk menurunkan intensitas ketegangan dan konflik guna mencegah kekerasan kembali terjadi.

“Meminta investigasi penuh dari UNIFIL untuk bisa menemukan sumber dari insiden ini dan sekali lagi meminta kepada semua pihak untuk melakukan deeskalasi,” pungkas Sugiono.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daftar Libur April 2026, Apakah Ada Cuti Bersama?
• 15 jam laludetik.com
thumb
Menteri ESDM tegaskan kawal arahan Presiden untuk transisi energi
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Keluhkan Jalan Rusak, Bocah Kalbar Serukan Dedi Mulyadi Jadi Gubernur sampai Minta Perbaiki Jalan Rusak
• 11 jam lalugrid.id
thumb
Cetak Rekor Tertinggi, Mentan Sebut Stok Beras RI Capai 4,3 Juta Ton di Maret 2026
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Prabowo Akan Bertemu PM Sanae Takaichi dan Pengusaha Besar Jepang Besok
• 5 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.