Pati, tvOnenews.com - Aksi unik sekaligus bentuk protes dilakukan warga di Desa Kayen, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Mereka menanami jalan rusak dengan pohon pisang sebagai tanda peringatan sekaligus sindiran kepada pemerintah daerah yang belum memperbaiki ruas jalan tersebut.
Ruas jalan sepanjang kurang lebih 500 meter itu merupakan akses utama menuju RSUD Kayen. Kondisinya rusak parah dengan banyak lubang menganga.
Saat hujan turun, lubang-lubang tersebut tertutup genangan air sehingga membahayakan pengguna jalan. Di lokasi terlihat sejumlah pohon pisang ditanam tepat di tengah jalan, khususnya pada titik-titik lubang yang cukup dalam.
Warga sengaja melakukan aksi tersebut sejak Minggu (29/3/2026) sore sebagai bentuk keresahan atas kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki selama berbulan-bulan.
Salah satu warga, Herlan Puji Jasmani, mengatakan aksi itu bertujuan memberi peringatan kepada pengguna jalan sekaligus pihak terkait.
“Tujuannya sederhana, untuk memberi rambu kepada pengguna jalan dan pemangku kebijakan. Jalan ini akses penting karena ada rumah sakit, KUA, sekolah, dan tempat ibadah di sini,” ujar Herlan Puji Jasmani, Senin (30/3/2026).
Herlan mengaku pernah mengalami kecelakaan di lokasi tersebut. Ia terjatuh saat melintas pada malam hari karena tidak mengetahui adanya lubang yang tertutup genangan air.
“Saya pernah jatuh sekitar jam 2 malam, karena tidak tahu ada lubang. Harapannya segera diperbaiki agar akses ke rumah sakit lancar,” tambahnya.
Keluhan serupa disampaikan Sujarwanto, warga RT 6 RW 1 Desa Kayen. Ia menilai kondisi jalan yang rusak berdampak pada aktivitas warga, termasuk menurunnya aktivitas ekonomi.
“Warga maunya segera diperbaiki karena kondisinya parah. Orang jadi malas lewat sini, pedagang juga sepi. Sudah ada beberapa yang jatuh, meski tidak setiap hari,” ungkapnya.
Warga berharap pemerintah daerah Kabupaten Pati segera mengambil langkah perbaikan. Selain untuk kenyamanan, perbaikan jalan dinilai mendesak demi keselamatan pengguna jalan, terutama karena jalur tersebut menjadi akses vital menuju fasilitas kesehatan.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Hasto Utomo, mengungkapkan bahwa ruas jalan tersebut telah masuk dalam rencana perbaikan tahun ini.




