Trump Secara Terbuka Mengakui Ingin Kuasai Ladang Minyak Milik Iran

wartaekonomi.co.id
21 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara terbuka menyatakan niatnya untuk menguasai cadangan minyak Iran.

Trump bahkan mengisyaratkan rencana militer AS untuk merebut Pulau Kharg, fasilitas vital yang menangani lebih dari 90 persen ekspor minyak Iran.

Dikutip dari Financial Times, Trump ingin menyamakan rencananya ini dengan langkah AS mengambil alih industri minyak Venezuela pasca-penangkapan Presiden Nicolas Maduro pada Januari 2026 lalu.

"Sejujurnya, hal yang paling saya sukai adalah mengambil alih minyak di Iran," kata Trump.

Ia mengklaim bahwa militer AS bisa merebut Pulau Kharg dengan sangat mudah karena minimnya pertahanan dari militer Iran.

Ancaman pengambilalihan ladang minyak ini berbarengan dengan eskalasi militer AS di Timur Tengah. Menurut laporan The Wall Street Journal, Trump juga tengah mempertimbangkan operasi militer khusus untuk menyita sekitar 450 kilogram uranium dari Iran. Langkah ini disebut akan dijadikan syarat mutlak bagi AS untuk mengakhiri perang.

Untuk mendukung manuver tersebut, Pentagon dilaporkan sedang mengerahkan hingga 10.000 pasukan darat tambahan. Komando Pusat AS (CENTCOM) bahkan telah mengonfirmasi bahwa lebih dari 3.500 personel militer, termasuk 2.500 marinir, telah tiba di Timur Tengah pada Sabtu (28/3).

Di tengah rentetan ancaman dan pengerahan pasukan, Trump justru mengklaim bahwa jalur diplomasi masih terbuka.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
ASN WFH Tiap Jumat, Berpotensi Hemat APBN hingga Rp6,2 Triliun
• 34 menit laluidxchannel.com
thumb
Kejari Tanjung Perak Geledah PD Pasar Surya, Usut Dugaan Korupsi Sewa Stand Tahun 2024–2025
• 5 jam lalurealita.co
thumb
Donald Trump Perintahkan Perang Darat, Iran: Kami Jadikan Mereka Penghuni Neraka
• 18 jam lalurealita.co
thumb
Ahli: SPT Pajak Nadiem tak tunjukkan penerimaan dana Rp809 miliar
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
[FULL] Pidato Prabowo di Forum Kerja Sama Jepang-Indonesia, Dorong Iklim Investasi Kompetitif
• 22 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.