BOGOR, KOMPAS.TV - Wakil Menteri (Wamen) Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Fajar Riza Ul Haq menjadi pembina upacara di Taman Siswa Bogor, Senin (30/3/2026).
Pada kesempatan tersebut, ia membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti yang menekankan pentingnya penguatan pembelajaran tatap muka, pembentukan karakter, disiplin, dan pembiasaan kebiasaan positif di lingkungan sekolah pascalibur panjang Hari Raya Idulfitri dan Nyepi.
Amanat menteri juga termasuk pentingnya pelaksanaan upacara bendera secara rutin untuk memperkuat nasionalisme, mendorong Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), dan pembiasaan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH).
Wamen Fajar menyampaikan, Taman Siswa dipilih karena memiliki sejarah panjang dalam membangun fondasi pendidikan nasional sejak 1922 dan sudah hadir di Bogor sejak 1930.
Ia mengatakan Taman Siswa adalah bagian penting dari sejarah pendidikan nasional.
"Sekolah ini telah berkontribusi sejak sebelum republik berdiri, sehingga keberadaannya harus terus didukung dan diperkuat,” kata Fajar, sebagaimana keterangan tertulis yang diterima KompasTV, Senin.
Baca Juga: LBH Jakarta Nilai UU APBN 2026 Tak Sesuai Amanat UUD NRI 1945: MBG Bukan Bagian Pendidikan
Ia menilai model pendidikan yang terintegrasi dari jenjang TK hingga SMA/SMK menjadi keunggulan tersendiri dan memiliki relevansi dengan arahan Presiden Prabowo.
Fajar mengatakan, pemerintah sedang menyiapkan skema pengembangan sekolah terintegrasi dan praktik seperti di Taman Siswa menjadi referensi penting.
Dengan sistem terintegrasi pemerintah bisa menyapa langsung seluruh jenjang, dari TK hingga SMA dan SMK.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- wamendikdasmen
- fajar riza ul haq
- taman siswa
- taman siswa bogor
- sekolah
- pendidikan




