Imbas Longsor Bantargebang, Petugas Antre Sejak Dini Hari untuk Buang Sampah di Jatinegara

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas kebersihan harus mengantre sejak dini hari saat membuang sampah menggunakan gerobak di tempat penampungan sementara (TPS) di Jatinegara, Jakarta Timur.

Salah satu petugas, Ali (40) mengatakan, dalam kondisi normal, waktu antre pembuangan sampah berkisar antara 10 hingga 30 menit.

"Kemarin pas sebelum Lebaran itu masih antre, saya kadang-kadang pukul 03.00 berangkat dan keluar siang, karena antre tadi," kata Ali saat ditemui di lokasi, Senin (30/3/2026).

Baca juga: Gunungan Sampah 6.970 Ton di Pasar Induk Kramat Jati, Sudin LH Turunkan 13 Truk

Lamanya antrean terjadi imbas longsor di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

"Sekarang keluar masuk sih, sudah diangkatin, sudah normal sih kalau sekarang. Kemarin karena longsor di Bantargebang jadi imbasnya ke mana-mana," kata Ali.

Hal serupa disampaikan petugas lainnya, Pulung (39). Ia mengaku sempat mengantre hingga lima jam akibat longsoran di Bantargebang.

"Alhamdulillah sekarang udah agak normalan lah, sudah kondusif lah sekarang. Itu kendala di Bantargebang longsor. Jadi kita di sini ngantre karena mobil telat datang," tutur Pulung.

Panjang antrean gerobak sampah bisa mencapai 50 hingga 70 meter.

"Ya harapannya kita kalau bisa setiap hari lancar. Kemarin kebijaksanaan ada tambahan truk, cuma tetap aja enggak bisa kondusif karena macet di Bantargebang pembuangannya," imbuh dia.

Sebelumnya, puluhan gerobak sampah mengantre untuk bongkar muatan di TPS wilayah Jatinegara.

Baca juga: Puluhan Gerobak Sampah Mengantre di TPS Jatinegara imbas Bantargebang Longsor

Antrean pengangkutan sampah itu diduga terjadi akibat penutupan TPST Bantargebang setelah longsor.

Senin siang, antrean gerobak sampah masih terlihat saat para petugas hendak membuang sampah ke TPS untuk kemudian dimuat ke truk pengangkut.

Ada sekitar 20 geribak sampah mengantre sepanjang 45 meter di jalan masuk TPS tersebut.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Meski demikian, antrean tidak berlangsung lama. Tukang sampah relatif cepat membuang sampah yang dibawa ke TPS tersebut.

Terlihat pula satu alat berat jenis shovel dikerahkan untuk memindahkan sampah ke dalam truk sebelum diangkut ke tempat pembuangan akhir.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bumi Resources (BUMI) Raup Laba Bersih Rp1,35 Triliun sepanjang 2025
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Psikolog Berikan Cara Mengatasi Anak Kecanduan Media Sosial dan Tantrum
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Menlu Rusia, Yordania, dan GCC Bahas Dampak Konflik Timur Tengah dalam Konferensi Virtual
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Debut Gemilang Dony Tri Pamungkas Bikin Dilema Herdman, Starter Lagi Saat Final Lawan Bulgaria?
• 16 jam lalubola.com
thumb
Pimpinan Komisi III Imbau 94 Ribu Pejabat Segera Lapor LHKPN 2025
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.