Korsel Akan Perluas Pembatasan Kendaraan Jika Harga Minyak Tembus USD120 per Barel

idxchannel.com
14 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah Korea Selatan berencana memperluas kebijakan pembatasan penggunaan kendaraan ke masyarakat luas apabila harga minyak global terus meningkat.

Korsel Akan Perluas Pembatasan Kendaraan Jika Harga Minyak Tembus USD120 per Barel. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Pemerintah Korea Selatan berencana memperluas kebijakan pembatasan penggunaan kendaraan ke masyarakat luas apabila harga minyak global terus meningkat. 

Langkah ini bertujuan untuk menekan konsumsi energi di tengah terbatasnya pasokan bahan bakar minyak (BBM) akibat konflik di Timur Tengah.

Baca Juga:
Alami Krisis BBM Parah, Filipina Tetap Jadi Tuan Rumah KTT ASEAN

Dilansir dari CNA pada Senin (30/3/2026) Menteri Keuangan Koo Yun-cheol menyatakan pemerintah berpotensi memperluas pembatasan itu jika harga minyak mentah naik ke kisaran USD120-USD130 per barel dari posisi saat ini sekitar USD100-USD110.

Saat ini, pembatasan hanya berlaku untuk kendaraan yang terkait sektor publik.

Baca Juga:
Rusia Setop Ekspor BBM Mulai April di Tengah Ancaman Krisis Energi Global 

Jika terwujud, pembatasan skala nasional ini akan menjadi yang pertama sejak Perang Teluk 1991. Pemerintah saat itu memberlakukan sistem rotasi kendaraan 10 hari untuk menghemat energi.

"Jika situasi di Timur Tengah memburuk, peringatan krisis harus dinaikkan ke tingkat tertinggi dan kita perlu membatasi konsumsi," ujar Koo.

Baca Juga:
Bahlil: Belum Ada Opsi Membatasi dan Menaikkan Harga BBM Subsidi, Masih Tetap Sama

Ia juga menyebut pemerintah dapat mempertimbangkan tambahan pemotongan pajak bahan bakar guna meringankan beban masyarakat.

Sebagai negara yang mengimpor sekitar 70 persen kebutuhan minyak mentah dari Timur Tengah, Korea Selatan sangat rentan terhadap gangguan pasokan dan fluktuasi harga akibat ketegangan geopolitik di kawasan tersebut.

Sebelumnya, pemerintah telah menerapkan sistem rotasi kendaraan lima hari untuk sektor publik, dengan pembatasan penggunaan berdasarkan nomor pelat kendaraan.

Sejumlah perusahaan besar seperti Samsung Electronics dan SK Group juga telah mendukung upaya penghematan energi dengan mendorong karyawan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

Selain itu, para pejabat dan anggota parlemen turut mengampanyekan penggunaan transportasi umum dan sepeda melalui media sosial sebagai contoh kepada masyarakat dalam upaya penghematan energi. (Reporter: Nasywa Salsabila) (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pram: Sampah Menggunung di Kramat Jati Imbas Dampak Longsor di Bantargebang
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
PAD Tambang Sumut Lampaui Target, Tembus Rp 4,5 Miliar dari Opsen MBLB
• 4 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Pelatih John Herdman Akui Belum Menemukan Skuad Impian Garuda, Fokus Bangun Pondasi Timnas
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Identitas 2 Prajurit TNI yang Gugur dalam Misi UNIFIL Lebanon
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Peringatan Keras! BGN Bakal Sikat Mitra yang Mark Up Harga
• 21 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.