Hitekno.com - Memahami berapa kira-kira biaya yang perlu dikeluarkan saat membangun rumah sangatlah penting. Kita memang tidak bisa menerka dengan presisi berapa biaya tersebut, tapi setidaknya kita tahu perkiraan atau estimasi biayanya.
Biaya pembangunan rumah cukup beragam mulai dari persiapan lahannya, elemen arsitektural, plesteran, atap dan banyak lagi. Pembahasan kali ini bisa menjadi panduan untuk Anda memahami perkiraan biaya bangun rumah 9x12. Manfaatkan panduan ini untuk menghindari kesalahan perhitungan biaya yang sering kali berdampak fatal.
Detail Estimasi Biaya Bangun Rumah
Bagi Anda yang berencana ingin membangun rumah, jangan sepelekan perencanaan biaya yang mendetail dan menyeluruh. Semakin jelas perencanaan biaya, semakin rendah juga risiko saat sudah saatnya eksekusi.
Banyak orang masih bingung menghitung biaya pembangunan rumah karena faktor harga material dan tenaga kerja yang terus berubah. Untuk gambaran detailnya bisa cek estimasi berikut.
Lahan Rumah: 3-5% Total Biaya
Memilih lahan harus sesuai dengan tujuan pembuatan rumah, misal agar strategis ke rumah keluarga atau dekat tempat kerja. Siapkan lahan dengan pengukuran terperinci, pembersihan dan perataan tanah. Kurang lebih 3-5% adalah estimasi biaya yang dibutuhkan untuk persiapan lahan ini. Kalau total biaya 150 juta rupiah, maka biaya untuk menyiapkan lahan sekitar 4-7 juta rupiah.
Fondasi Bangunan: 10-15% Total Biaya
Dengan total biaya yang sama, biaya untuk fondasi rumah antara 15-25 juta rupiah. Perlu fondasi yang kokoh agar bisa maksimal menopang keseluruhan bangunan.
Balok, Plat Beton, Kolom & Struktur Rumah Lain
Baca Juga:
6 Trik Packing Cerdas untuk Mudik Naik Pesawat agar Barang Tidak Over Bagasi
Estimasi biaya untuk kerangka rumah antara 20-25% yang berarti kurang lebih 35 juta rupiah. Balok, plat beton dan kolom punya fungsi berbeda-beda tapi sama-sama untuk menopang beban rumah.
Acian & Plesteran
Acian diperlukan untuk memperhalus permukaan sementara plesteran untuk memberi ketebalan agar dinding lebih kuat. Biaya untuk keduanya diestimasikan 15-20% karena beda jenis material beda juga harganya. Penting untuk memilih material yang berkualitas untuk performa dinding lebih baik.
Penutup Atap, Plafon & Rangka Atap
Ketiganya berperan penting untuk memastikan perlindungan bangunan terutama dari hujan. Anda bisa memilih antara genteng yang beton atau yang metal sesuai kebutuhan. Ada pun baja ringan yang dijadikan sebagai rangka dan material lainnya.
Estimasi persentase biayanya kurang lebih sama dengan plesteran/acian dan bisa bervariasi tergantung material yang dipilih.
Elemen Arsitektural
Estimasi biaya untuk elemen arsitektural seperti kaca, jendela dan pintu kurang lebih 7-12 juta rupiah atau 5-8%. Baik itu pintu maupun jendela, sama-sama berperan penting untuk sirkulasi udara dalam rumah. Peran lainnya adalah untuk pencahayaan, estetika dan fungsi tertentu misal untuk menjaga keamanan hunian.
Pemasangan Saluran Air dan Kabel Listrik
Untuk aliran listrik, Anda membutuhkan setidaknya kabel, stop kontak, sakelar dan lampu. Instalasi air harus dibarengi juga dengan sistem pembuangannya. Estimasi biaya untuk semua itu sekitar 5-10 juta rupiah dari total 150 juta rupiah.
Biaya Penyempurnaan/ Penyelesaian
Penyempurnaan yang dimaksud yaitu seperti instalasi plafon, keramik, pengecatan dan lain sebagainya. Butuh sekitar 20-25% biaya untuk penyelesaian ini. Finishing dalam pembuatan rumah sangat bergantung kepada preferensi keluarga.
Tapi, hal yang paling penting adalah bagaimana penyempurnaan tersebut bisa meningkatkan kenyamanan hunian. Dari material yang digunakan dan kelengkapan finishing, bisa juga meningkatkan nilai jual rumah.
Jangan sepelekan perencanaan biaya yang mendetail karena bisa secara signifikan memperlancar eksekusi pembangunan rumah.



