Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut kemacetan panjang di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, tak terulang. Utamanya, usai Lebaran 2026.
Pramono menyebut, perbaikan situasi ini merupakan hasil langkah antisipatif yang telah disiapkan sejak jauh hari. Salah satunya, dengan menyediakan lahan parkir khusus untuk truk dan kontainer.
"Tanpa teman-teman sadari dan tahu, kami bekerja sama, dan pemerintah DKI Jakarta memberikan ruang kepada Pelindo kurang lebih 5 hektare di Terminal Tanah Merdeka untuk tempat parkirnya," sebut Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 31 Maret.
Baca Juga :
Pramono Akui Masih Ada Laporan di JAKI Belum DitindaklanjutiMenurut Pramono, ketiadaan ruang parkir pada aktivitas bongkar muat setelah Lebaran tahun lalu menjadi salah satu pemicu utama kemacetan. Lonjakan aktivitas di pelabuhan tidak diimbangi dengan kapasitas penampungan kendaraan logistik.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung/Metro TV/Aris Setya
"Hal ini supaya tidak seperti yang lalu, karena ada kenaikan aktivitas di pelabuhan, sementara tempat parkirnya tidak ada dan kemudian menyebabkan kemacetan horor seperti tahun yang lalu," ungkap Pramono.
Diketahui pada pertengahan April 2025, lonjakan aktivitas bongkar muat di pelabuhan Tanjung Priok memicu antrean truk mengular hingga menyebabkan kemacetan parah.




