Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan, pemerintah mempercepat pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik (waste to energy/PSEL) di 30 proyek yang mencakup puluhan daerah.
Ia mengatakan, percepatan tersebut merupakan arahan langsung Presiden untuk menangani kedaruratan sampah, khususnya di daerah dengan timbunan di atas 1.000 ton per hari.
Advertisement
"Atas arahan Bapak Presiden, dilakukan percepatan pembangunan PSEL untuk menyelesaikan kedaruratan sampah," kata Zulhas usai rapat koordinasi terbatas di Jakarta, Selasa (31/3/2026) melansir Antara.
Ia menjelaskan. rencana pembangunan PSEL sebelumnya diajukan di sekitar 34 lokasi, kemudian disesuaikan menjadi 33 lokasi yang mencakup 61 kabupaten/kota.
Namun, lanjut Zulhas, sejumlah lokasi tersebut kemudian digabung dalam bentuk kawasan layanan sehingga menjadi 30 proyek.
"Dulu memang ada kita mengajukan ke Bapak Presiden 34, tapi ada beberapa digabung, totalnya mencakup 61 kabupaten/kota," kata dia.
Menurut Zulhas, 30 proyek tersebut tetap mencakup 61 kabupaten/kota karena menggunakan pendekatan penggabungan wilayah dalam satu proyek.
"Kami sudah menyelesaikan hari ini 30. Tapi 30 ini sebetulnya terdiri dari 61 kabupaten/kota, jumlahnya 30 karena ada beberapa aglomerasi atau gabungan," terang dia.




