Hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 resmi diumumkan. Tahun ini, persaingan calon mahasiswa baru yang menggunakan jalur Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tercatat sangat ketat.
Berdasarkan data Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), jumlah pendaftar SNBP jalur KIP Kuliah tahun ini melonjak tajam hingga menembus 307.051 peserta. Namun, dari total ratusan ribu pendaftar tersebut, hanya 64.471 peserta yang dinyatakan lolos seleksi.
Rinciannya adalah, pendaftaran SNBP jalur KIP Kuliah PTN Akademik berjumlah 273.980. Jumlah peserta lolos 53.897.
Sedangkan di PTN Vokasi, peserta yang diterima berjumlah 10.574 dari jumlah pendaftar 33.071.
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB, Prof. Eduart Wolok, menjelaskan tingginya tingkat persaingan ini. Menurutnya, panitia dan perguruan tinggi tidak bisa serta-merta menambah kuota penerima secara sembarangan karena harus menyesuaikan dengan kondisi nyata masing-masing kampus.
"Sekali lagi memang, daya tampung kita terbatas. Jadi ketika kita akan melakukan penambahan, itu tidak mungkin kita melakukan penambahan secara semaunya kita. Penambahan itu pasti akan disesuaikan dengan kondisi kita," ujar Eduart dalam konferensi pers pengumuman hasil SNBP 2026 di Jakarta, Selasa (31/3).
Eduart menegaskan bahwa pembatasan kuota ini sangat berkaitan erat dengan upaya menjaga mutu pendidikan. Kampus dituntut untuk benar-benar menghitung kesiapan sumber daya manusia, rasio kecukupan dosen, hingga infrastruktur pendukung sebelum menerima mahasiswa dalam jumlah besar.
Bagi peserta KIP Kuliah yang belum berhasil lolos pada tahap SNBP ini, panitia mengingatkan bahwa masih ada peluang besar untuk bersaing dan mendapatkan fasilitas KIP Kuliah melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) maupun seleksi Mandiri.




