Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu, menjelaskan perjalanan mudik jarak jauh dapat meningkatkan risiko keausan komponen kendaraan, terutama jika kendaraan membawa beban berlebih.
"Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting, fokus utama ada pada ban, rem, dan kaki-kaki karena tiga komponen ini yang paling menerima tekanan." kata Yannes dihubungi Antara.
Menurut Yannes, pemeriksaan kendaraan setelah mudik merupakan langkah penting yang tidak boleh diabaikan. Pada bagian ban, pengendara perlu memastikan tekanan udara sesuai standar saat kondisi dingin. Baca Juga:
Sensasi Mengemudi Khas Jip di iCar V23
Selain itu, ban juga perlu diperiksa dari kemungkinan benjolan, retakan halus, atau keausan yang tidak merata. Kondisi ban yang tidak optimal berpotensi membahayakan keselamatan saat berkendara.
Sistem pengereman juga perlu mendapat perhatian serius. Pengemudi diminta mewaspadai perubahan pada pedal rem, seperti terasa lebih dalam, muncul bunyi, getaran, atau bahkan bau gosong. Jika ditemukan gejala tersebut, kendaraan sebaiknya segera diperiksa lebih lanjut.
"Jika mobil terasa bergetar, segera lakukan spooring dan balancing, dan jika ditemukan gejala serius seperti rem saat ditekan terasa agak dalam dan lembek bisa jadi ada kebocoran cairan, sebaiknya hentikan penggunaan dan langsung ke bengkel resmi." jelas Yannes.
Selain ban dan rem, komponen kaki-kaki seperti shock absorber, bushing, dan ball joint juga perlu diperiksa. Komponen ini cenderung lebih cepat aus akibat tekanan dan beban berlebih selama perjalanan mudik. Baca Juga:
Cek Harga OTR Jakarta Kia Carnival, Muat 11 Orang Penumpang
Beban berat selama perjalanan juga membuat mesin dan transmisi bekerja lebih keras. Karena itu, pemeriksaan oli mesin, filter, serta sistem pendingin seperti coolant, radiator, dan kipas menjadi penting untuk mencegah overheat atau panas berlebih, terutama saat kendaraan terjebak kemacetan.
Filter udara juga perlu diperiksa karena debu dapat memengaruhi performa mesin. Sementara pada kendaraan dengan transmisi otomatis, pengemudi perlu mewaspadai gejala perpindahan gigi yang terlambat atau terasa menghentak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)





