Polisi Buru 2 Rekan Pimpinan Mafia Asal Skotlandia yang Ditangkap di Bali

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Denpasar: Divisi Hubungan Internasional Polri melalui NCB Interpol Indonesia bekerja sama dengan Polda Bali mencari keberadaan dua rekan subjek red notice asal Inggris, Steven Lyons, 45, yang terdeteksi berada di Bali.

Sekretaris NCB Interpol Indonesia Divisi Hubinter Polri, Brigjen Untung Widyatmoko mengatakan pihaknya telah diberitahu perwakilan Unit Central Operativa (ECO Málaga) Garda Sipil Spanyol bahwa kedua rekan Steven Lyons juga merupakan bagian dari jaringan kriminal yang berbahaya.

Ia mengungkapkan Steven Lyons tiba di Bali bersama dua orang rekannya bernama Steven Larwood dan Lewis Wang, meskipun Lyons mengaku tidak mengenal kedua orang tersebut.

"Namun demikian, yang dua masih tetap kami cari karena yang dua ini bukan red notice. Berdasarkan keterangan rekan-rekan kami yang dari Spanyol, dua orang itu juga termasuk anggota komplotan dari kelompok kriminal yang berbahaya," kata Untung di Denpasar seperti dilansir Antara, Selasa, 31 Maret 2026.

Berdasarkan keterangan Steven Lyons, kedua orang tersebut hanya kenalan yang kebetulan sedang berwisata ke Bali pada 28 Maret 2026, saat penangkapan Lyons. Kepada penyidik, Steven Lyons mengaku hanya berada dalam satu pesawat dari Dubai menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

"Dia (Steven Lyons) bilang yang dua orang itu teman saya dan dia wisata ke sini dengan keluarganya. Saya kenal sama dia di atas pesawat. Bukan sama saya yang berangkat dari Dubai. Itu keterangan dia," katanya.
 

Baca Juga :

Polri Serahkan Buronan Interpol Pimpinan Mafia Asal Skotlandia ke Garda Sipil Spanyol


Kedua warga negara asing tersebut berpaspor Skotlandia. Polda Bali dan Interpol sudah mengeluarkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap kedua WNA tersebut. Ia juga telah memasukkan kedua nama itu dalam daftar cekal melalui Imigrasi.

"Kami meminta informasi juga dan saya sudah sampaikan ke Imigrasi untuk dilakukan upaya cekal terhadap dua nama. Dua masih berada di Bali, kami juga pantau perlintasan belum keluar meninggalkan Bali," katanya.

Untung juga menduga kemungkinan Steven Lyons datang ke Bali bukan hanya untuk berwisata, melainkan untuk melihat pasar Indonesia terhadap peredaran gelap narkoba.

"Mereka ke Bali mungkin untuk wisata, yang kedua mungkin mau melihat jaringan di Indonesia seperti apa. Alhamdulillah sudah tertangkap duluan. (Buka jaringan) Dugaan itu ada," katanya.


Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali dan Divisi Hubungan Internasional Polri menggiring subjek red notice asal Inggris Steven Lyons (45) menuju ke mobil tahanan setelah diperiksa di Polda Bali, Denpasar, Selasa (31/3/2026). ANTARA/Rolandus

Sebelumnya, Polda Bali bersama Divisi Hubungan Internasional Polri dan Kantor Imigrasi Ngurah Rai menangkap seorang buronan red notice warga negara asing berkewarganegaraan Inggris, Steven Lyons, 45, di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada Sabtu, 28 Maret 2026, sekitar pukul 11.58 Wita di Terminal Kedatangan Internasional.

Steven Lyons merupakan pimpinan tertinggi Lyons Crime Family, sebuah organisasi kejahatan transnasional asal Skotlandia yang mendalangi pembunuhan, jaringan pencucian uang, dan perdagangan narkotika skala besar dari Spanyol ke Inggris Raya.

Meskipun Steven Lyons berkewarganegaraan Inggris, ia mengantongi izin tinggal di Spanyol dan banyak melakukan kejahatan di negara tersebut, sehingga ia dijemput dua petugas Garda Sipil Spanyol. Lyons terlibat pembunuhan di Malaga dan Madrid dua bulan lalu sehingga diburu Garda Sipil Spanyol.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
John Herdman Bisa Bangga, Ini 3 Pemain Terbaik Timnas Indonesia saat Menghadapi Bulgaria di Final FIFA Series 2026
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Kapal Tanker Raksasa Kuwait Terbakar Diserang Iran di Perairan Dubai, Harga Minyak Melonjak
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Avenged Sevenfold Umumkan Konser Spektakuler di Jakarta, Ini Harga Tiket dan Jadwal Penjualannya
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Pendapatan Tumbuh 13,2%, PT Blue Bird Tbk Bukukan Rp5,7 Triliun di 2025
• 1 jam lalumedcom.id
thumb
Bupati Dony Pastikan Jalan Burujul Sanca Segera Hotmix
• 12 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.