Efisiensi BBM, Ketua MPR Minta Masyarakat Kurangi Perjalanan

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani mengimbau masyarakat agar tidak sering bepergian yang tidak produktif untuk efisiensi Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Kami minta dengan hormat kepada seluruh masyarakat yang dianggap melakukan perjalanan tidak perlu sebaiknya dihindari untuk melakukan penghematan energi, BBM, dan penghematan-penghematan lagi," katanya kepada jurnalis di Kompleks Parlemen, Selasa (31/3/2026).

Secara khusus, Muzani menyampaikan bahwa MPR akan melaksanakan penghematan energi dengan menerapkan WFH dan WFA sebagaimana aturan yang segera diterapkan oleh pemerintah. 

"Kita banyak di rumah untuk melakukan kegiatan WFH. Mudah-mudahan dengan kegiatan itu bisa lebih produktif, lebih fokus, dan lebih bisa menghasilkan sesuatu yang lebih kreatif lagi," jelasnya.

Menurutnya, masyarakat perlu bersyukur di tengah-tengah kondisi geopolitik yang bergejolak. Pasalnya, kata dia, kondisi negara dinilai masih cukup baik. 

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal MPR Siti Fauziah menyampaikan pemberlakuan WFA atau WFH bagi pegawai MPR mulai berlaku 1 April 2026, termasuk menghemat penggunaan listrik.

Baca Juga

  • Riuh Isu Harga BBM Naik, Warga Kota Surabaya Diduga Mulai Panic Buying di SPBU
  • MTI Was-Was Pembatasan BBM Pertalite-Solar Ganggu Operasional Angkutan Umum
  • Ekonom Soroti Dampak Pembatasan BBM Subsidi Jika Berlaku 1 April

"WFH dan WFA itu dimulai pada 1 April besok, aturan itu sudah kita mulai dan penghematan listrik pun dilakukan dengan kita membatasi jam kerja. Jadi listrik ini akan dipadamkan juga di jam 18.00 WIB," katanya kepada jurnalis di Kompleks Parlemen, Selasa (31/3/2026).

Dia menjelaskan bahwa pemadaman listrik telah diterapkan sejak kemarin, tetapi pengumuman resmi dari MPR terkait pembagian sistem kerja WFA dan WFO baru disampaikan hari ini.

Pengaturan pembagian sistem kerja diatur oleh eselon II dan diupayakan tidak mengganggu efektivitas kinerja pimpinan, anggota, maupun sekretariat MPR.

"Jadi, ada pengaturan khusus di mana pengaturan itu kita akan melaksanakan pas hari kerja, di mana hari Jumat ada pembagian piket. Satu unit itu diwakili oleh hanya dua orang, yang lainnya WFA atau WFH," jelasnya.

Dia memastikan setiap pegawai tetap bekerja efektif dan tidak memanfaatkan momen WFA atau WFH untuk bekerja sembari jalan-jalan, karena setiap pegawai harus siap ke kantor jika dibutuhkan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Profil Dea Annisa, Artis yang Viral Gegara Jadi Tulang Punggung Keluarga, Tak Terima Dicap Jadi Sapi Perah Sejak Kecil
• 15 jam lalugrid.id
thumb
BRIN Siapkan Teknologi Pengolahan Atasi Kondisi Darurat Sampah RI
• 1 jam laludetik.com
thumb
Rumah di Kudus Roboh Usai Dihantam Angin Puting Beliung
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Penambang Minta Penetapan Kuota Produksi Batu Bara 2026 Tak Terlalu Ketat
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Kejagung Sita Uang Rp1 Miliar Usai Geledah Kantor Samin Tan
• 8 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.