MPR Belakukan WFH, WFA hingga Batasi Penggunaan Listrik Demi Hemat Energi Mulai 1 April

viva.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Sekretariat Jenderal MPR RI memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah (WFH), bekerja dari mana saja (WFA), hingga membatasi penggunaan listrik di lingkungan kantor untuk menghemat energi di tengah konflik Timur Tengah.

"Dengan adanya imbauan penghematan ini, kita dari MPR melaksanakan WFH dan WFA. Itu dimulai per tanggal 1 April besok. Aturan itu sudah kita mulai dan penghematan listrik pun dilakukan dengan kita membatasi jam kerja," kata Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam jumpa pers di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa.

Baca Juga :
Efisiensi, Pemerintah Pangkas Penggunaan Mobil Dinas 50%
Tok! Pemerintah Tetapkan WFH ASN Tiap Jumat

Dia menjelaskan pola kerja pegawai di lingkungan MPR RI diatur menjadi empat hari dalam sepekan. Khusus pada hari Jumat, diberlakukan sistem piket.

"Karena kita tidak menutup kemungkinan juga pada hari Jumat itu ada kegiatan pimpinan ataupun anggota (MPR), jadi ada piket. Satu unit itu diwakili oleh hanya dua orang, yang lainnya WFH atau WFA," kata Siti.

Menurut Siti, pembagian pegawai yang bertugas langsung di kantor dan yang tidak akan diatur secara situasional.

"Kita enggak bisa juga bilang bahwa kegiatan anggota atau pimpinan MPR tidak ada. Jadi, itu nanti akan kita atur secara proporsional," ucapnya.

Meski demikian, pegawai yang melaksanakan WFH atau WFA diminta untuk tetap berjaga-jaga jika nantinya diminta untuk ke kantor. Hal ini dilakukan agar pegawai tidak memanfaatkan kebijakan itu untuk berjalan-jalan.

"Mereka harus siap dipanggil. Jadi, enggak ada yang ada di luar kota terus alasan 'Saya lagi WFA atau WFH' jadi enggak bisa ke kantor," ucapnya.

Siti menambahkan akan ada sanksi bagi pegawai yang melanggar. "Misalnya, kita minta untuk kembali ke kantor, terus tidak kembali ke kantor dengan berbagai alasan, itu kita akan menerapkan sanksi atau hukuman disiplin sesuai dengan aturan yang ada," tuturnya.

Dia memastikan kebijakan ini tidak mengganggu kinerja lembaga. "Semua itu kita lakukan efisiensi, tetapi tidak mengganggu efektivitas dari kinerja pimpinan, anggota, dan sekretariat juga," katanya.

Sementara itu, terkait pembatasan penggunaan listrik, Siti menjelaskan listrik di lingkungan kantor akan dipadamkan pada pukul 18.00.

Baca Juga :
Kuota Internet Jebol saat WFH, Atasi dengan 7 Cara Sederhana Ini
Kebiasaan WFH Ini Diam-Diam Bikin Tagihan Listrik Membengkak, Nomor 3 Sering Diabaikan
Cara Optimalkan Internet dan Perangkat Digital agar Lebih Efisien Energi di Era WFH

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sejarah Baru! Sudharmawatiningsih Jadi Perempuan Pertama Panitera Mahkamah Agung - MA NEWS
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
TNI Beri Santunan Rp 1,8 Miliar untuk Keluarga 3 Prajurit yang Tewas di Lebanon
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Gandeng SMBC, Danantara Masuk Bisnis Sewa Pesawat
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Gempa 7,6 M, Warga Sulut-Malut Diimbau Cek Bangunan Sebelum Masuk Rumah
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Pertamina Jamin Harga BBM Stabil dan Pasokan Terjaga
• 15 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.