Bisnis.com, JAKARTA - Duel tim dengan deretan penyerang bintang, Swedia vs Polandia hadir dalam laga final playoff kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, Rabu (1/4/2026) dini hari.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Strawberry Arena, Solna, Swedia itu, kedua tim akan berebut sisa satu spot kosong di Grup F, bersama Belanda, Jepang, dan Tunisia.
Pelatih Kepala Timnas Polandia, Jan Urban menekankan ambisi menang kontra Swedia bukan hanya soal menunju Piala Dunia, tapi juga membalikkan riwayat kekalahan tandang yang telah bertahan 96 tahun.
Polandia terakhir kali menang di Stockholm pada 1930 dengan skor 3–0. Setelah itu, Tim Elang Putih-Merah menelan delapan kekalahan dan dua seri kalau bertandang ke tanah Swedia.
"Memang, hampir 100 tahun sejak terakhir kali kami menang di Swedia. Jadi laga ini akan menjadi sesuatu yang berbeda," jelasnya.
Sementara itu, Swedia sedang on-fire walaupun tanpa Alexander Isak dan Dejan Kulusevski yang sedang cedera, terutama berkat striker andalan, Viktor Gyokeres.
Baca Juga
- Cedera Lutut, Martin Zubimendi Absen Sementara dari Timnas Spanyol Jelang Piala Dunia 2026
- Timnas Prancis Bakal Jadi Tim Terkuat di Piala Dunia 2026?
- Piala Dunia 2030, Misi Utama John Herdman di Timnas Indonesia
Pasukan Graham Potter pun menjadi favorit, terlebih Anthony Elanga cs akan tampil di hadapan publik sendiri.
Padahal, apabila menilik peringkat FIFA, Swedia di urutan ke-42 masih kalah pamor dengan Polandia yang kini berada di peringkat ke-34 dunia.
"Kami memiliki satu laga tersisa menuju piala dunia, dan ini merupakan impian," ungkapnya.
Preview
Striker gaek Robert Lewandowski dan gelandang bertenaga Piotr Zielinski masih akan jadi andalan Polandia untuk menjadi ujung tombak serangan.
Lewandowski pun masih begitu tajam dan hampir selalu membuat gol dalam setiap laga Tim Elang. Menandakan semangat dan kekuatan kepemimpinannya untuk membawa para juniornya tampil di piala dunia lagi.
Namun, Tim Biru-Kuning bukan hanya punya dua penyerang senior yang bermain di Premier League, tapi juga ada pada pemain muda di klub top Eropa.
Antara lain, gelandang Tottenham, Lucas Bergvall; kreatif Brighton, Yasin Ayari; hingga sayap muda Barcelona, Roony Bardghji.
Penyerang Arsenal Viktor Gyokeres patut menjadi sorotan, karena baru saja mencetak hatrik pada laga sebelumnya kontra Ukraina yang notabene dijaga para pemain top, seperti bek PSG, Ilya Zabarnyi hingga kiper yang sedang naik daun, Anatoliy Trubin.
Head to head
Maret 2022, Kualifikasi Piala Dunia UEFA: Polandia 2 - 0 Swedia
Juni 2021, UEFA EURO Grup E: Swedia 3 - 2 Polandia
Susunan Pemain
Swedia (3-4-2-1): Kristoffer Nordfeldt - Gustaf Lagerbielke - Carl Starfelt - Victor Nilsson Lindelöf - Herman Johansson, Yasin Ayari - Jesper Karlström - Gabriel Gudmundsson - Anthony Elanga -Benjamin Nygren - Viktor Gyökeres.
Polandia (3-4-3): Kamil Grabara - Tomasz Kedziora - Jan Bednarek - Jakub Kiwior - Matty Cash - Sebastian Szymanski - Piotr Zielinski - Michal Skóras - Filip Rózga - Robert Lewandowski - Jakub Kaminski.
Prediksi Skor
Disiplin bertahan merupakan kunci bagi kedua tim untuk menang, sebab striker kedua tim pun sama-sama sedang on-fire. Kemungkinan besar laga berjalan sengit, bahkan harus ditentukan lewat adu penalti.
Namun, Swedia dianggap punya kans lebih baik, karena punya komposisi dan kedalaman skuad mumpuni.
Swedia 2-1 Polandia
Swedia 2-2 Polandia
Swedia 3-3 Polandia





