Persis: Gugurnya TNI Oleh Israel di Lebanon Jadi Momentum Kaji Ulang Posisi RI di BOP

republika.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Israel membunuh sejumlah personel TNI di Lebanon yang menjadi bagian dari Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) untuk menjaga perdamaian.

Peristiwa tersebut, menurut Ketua Bidang Garapan (Bidgar) Hubungan Luar Negeri Pimpinan Pusat Persis, Ustadz Arip Rahman menjadi momen bagi pemerintah Indonesia untuk belajar dan menegaskan posisinya di Dewan Perdamaian (Board of Peace/ BoP).

Baca Juga
  • Puji Poros Perlawanan Iran dan Kecam Diamnya Dunia Islam, Mufti Oman:Apakah Hati Nurani Telah Mati?
  • Tentara Zionis Bertumbangan di Tangan Pejuang Hizbullah, Israel Babak Belur? Ini Kata Pakar Militer
  • Media Iran Sambut Rencana Invasi Darat AS dengan Judul Besar: Welcome to Hell

Ustadz Arip mengatakan, berkenaan keikutsertaan Indonesia dalam BoP, sudah banyak suara-suara yang meminta Indonesia keluar dari BoP.

"Diharapkan ini kesempatan bagi Indonesia untuk membuktikan khususnya kepada Donald Trump dan pendukung Trump, jadi kalaupun Indonesia akan berlanjut di BoP itu jangan sampai Indonesia tidak bisa berperan," kata Ustaz Arip kepada Republika, Selasa (31/3/2026)

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dia menegaskan, jangan sampai nanti Indonesia kirim pasukan perdamaian ke Rafah tapi keselamatannya tidak terjamin. Apa yang terjadi di Lebanon yakni wafatnya personel TNI, jangan sampai terjadi ketika nanti TNI dikirim ke Rafah, Palestina.

Maka, peristiwa yang menimpa TNI di Lebanon menjadi pelajaran bagi pemerintah Indonesia untuk memikirkan ulang rencana mengirim pasukan ke Palestina.

"Saya kira ini (dibunuhnya TNI di Lebanon oleh Israel) pelajaran yang sangat besar sekali untuk memikirkan kembali pengiriman pasukan TNI ke Palestina," ujar Ustadz Arip.

Ustadz Arip mengungkapkan, Insya Allah, Presiden Prabowo Subianto sangat bijak sekali. Pasti Presiden Prabowo akan mendengarkan suara-suara dari masyarakat khususnya dari ormas-ormas Islam.

Dia menegaskan lagi, jangan sampai yang menimpa TNI di Lebanon, juga menimpa TNI saat dikirim ke Palestina. Jadi apa yang terjadi di Lebanon menjadi pelajaran berharga bagi Indonesia. Perlindungan terhadap TNI di Lebanon dan nanti jika dikirim ke Palestina harus dipastikan benar-benar terjaga.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BI Tegal Sabet Penghargaan, Lahan Eks Rob Pekalongan Disulap Jadi Produktif
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Gempa M 7,6 Guncang Sulut, Peringatan Tsunami Hingga 1000 Km
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kebakaran Gudang Kayu di Permukiman Padat Sidoarjo
• 16 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Presiden Prabowo Amankan Investasi Rp575 Triliun dari Asia
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
Jadwal Perempat Final Piala FA 2026 : Duel Sengit Manchester City vs Liverpool 
• 14 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.