Penulis: Ama Boro Huko
TVRINews, Flores Timur
Menjelang Perayaan Tri Hari Suci Semana Santa di Larantuka, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Flores Timur, Heri Lamawuran, menjamin jaringan internet akan aman dan dapat digunakan dengan baik saat puncak ritus keagamaan berlangsung.
"Kami Dinas Kominfo sebagai bidang yang menangani publikasi dan komunikasi, tugas utama kami pada Prosesi Semana Santa adalah memastikan jaringan internet agar bisa digunakan baik untuk peliputan dan komunikasi dengan pihak luar," Jelas Heri saat Konferensi Pers, Selasa 31 Maret 2026.
Bertempat di pelataran Gereja Katedral Larantuka, Kepala Dinas Kominfo menjelaskan bahwa pihaknya sejak minggu lalu telah melakukan koordinasi dengan para penyedia jasa internet di Flores Timur, seperti Telkomsel, XL, dan penyedia jasa internet lainnya.
"Kami sudah bersurat secara resmi, sejak Selasa kemarin teman penyedia internet dengan tugasnya masing-masing sudah memperkuat jaringan internet. Antara lain di beberapa titik Telkomsel sudah memperkuat jaringan yakni, di Kapela Tuan Meninu, menggunakan Microwife. Satu lagi di halaman Gereja Katedral, ditambah Compact Mobile BTS. Nanti diletakan di tengah jalur prosesi, sekitar wilayah Balela dan Lohayong," Jelas Heri Lamawuran.
Dinas Kominfo Kabupaten Flores Timur pun berharap, dengan berbagai upaya penguatan jaringan tersebut, ketersediaan layanan internet tahun ini tidak mengganggu jalannya Perayaan Pekan Suci Semana Santa tahun 2026.
"Untuk beberapa tamu Pemerintah daerah (Pemda) yang sudah terkonfirmasi saat ini, Kapolda NTT, Kepala Perwakilan Bank Indonesia dari Kupang. Gubernur NTT juga kemungkinan hadir, sementara mungkin hanya itu yang bisa disampaikan terima kasih," Jelas Heri Lamawuran.
Berdasarkan data sementara yang diterima awak media TVRINews pada Selasa, 31 Maret 2026, jumlah peziarah yang sudah terdaftar mengikuti perayaan Semana Santa secara online mencapai 1.927 orang. Sementara itu, jumlah peziarah yang sudah melakukan check-in terdata sebanyak 358 orang, ditambah peziarah beragama lain sebanyak 7 orang, warga negara asing asal Prancis 2 orang, dan Timor Leste 7 orang, sehingga total keseluruhan sementara mencapai 364 orang.
Editor: Redaktur TVRINews





