Pemerintah Tetapkan ASN WFH Setiap Jumat Mulai April 2026 Demi Hemat Energi

katadata.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah menerapkan skema work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sehari dalam satu minggu dalam rangka penghematan energi untuk mengantisipasi dampak perang Iran. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ASN akan bekerja secara WFH  setiap Jumat setiap mulai April 2026.

“Penerapan work from home bagi ASN di instansi pusat dan daerah yang dilakukan sebanyak satu hari kerja dalam seminggu, yaitu setiap hari Jumat,” kata Airlangga dalam konferensi pers secara daring, pada Selasa (31/3) malam. 

Ia menuturkan, kebijakan ini akan diatur melalui Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri). 

Kebijakan ini juga disebut untuk mendorong transformasi tata kelola pemerintahan berbasis digital. Pemerintah juga membatasi penggunaan kendaraan dinas 50% kecuali untuk operasional dan kendaraan listrik. 

“Dan mendorong menggunakan transformasi publik jadi mengurangi kendaraan dinas dan menggunakan semaksimal mungkin transportasi publik,” kata Airlangga. 

Selain itu, pemerintah juga memangkas perjalanan dinas dalam dan luar negeri. Untuk perjalanan dinan dalam negeri dipangkas 50%, sedangkan luar negeri 70%. 

“Khusus untuk daerah, ada imbauan penambahan jumlah hari durasi waktu dan cakupan daripada ruas jalan dalam car free day sesuai dengan karakter masing-masing dan ini akan diatur oleh SE dalam negeri,” kata Airlangga. 

Sementara untuk perusahaan swasta, Airlangga menyebut penerapan WFH akan menyesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing sektor usaha. Penerapannya akan mengacu pada Surat Edaran yang dikeluarkan Menteri Ketenagakerjaan. 

“Dengan tetap memperhatikan karakteristik dan kebutuhan masing-masing sektor usaha peraturan melalui surat edaran menteri tenaga kerja juga mencakup gerakan efisiensi penggunaan energi di tempat kerja,” katanya. 

Adapun sejumlah sektor yang dikecualikan dalam penerapan skema WFH ini yakni sektor layanan publik seperti kesehatan, keamanan, kebersihan, serta sektor strategis seperti industri atau produksi, energi, air, bahan pokok makanan minuman, perdagangan, transportasi, logistik dan keuangan

Di sisi lain, Airlangga memastikan sektor pendidikan tetap melakukan kegiatan belajar mengajar tatap muka yaitu luar jaringan (luring) secara normal, di seluruh jenjang pendidikan dasar hingga menengah 5 hari dalam seminggu dan tidak ada pembatasan untuk kegiatan ajang olahraga terkait dengan prestasi maupun ekstrakurikuler lainnya.

“Sementara, untuk pendidikan tinggi semester 4 ke atas menyesuaikan dengan surat edaran dari Mendiktisaintek,” kata Airlangga. 

Airlangga menjelaskan, dalam pelaksanaannya, skema WFH ini akan dievaluasi setelah dua bulan berjalan.

"Potensi penghematan WFH yang langsung ke APBN adalah 6,2 T berupa penghematan kompensasi BBM sementara total pembelanjaan BBM masyarakat berpotensi untuk dihemat juga sebesar Rp 59 triliun," kata Airlangga.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TAUD Desak Komnas HAM Percepat Investigasi Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
• 14 jam lalujpnn.com
thumb
Harga Pangan Hari Ini 31 Maret: Harga Cabai, Daging & Telur Ayam Kompak Turun
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Jelang Akhir Angkutan Lebaran, 37 Ribuan Penumpang Padati Arus Balik di Stasiun Daop 8 Surabaya
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
AS Enggan Kritik UU Hukuman Mati Israel Bagi Tahanan Palestina
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
RI tuntut PBB selidiki serangan Israel terhadap prajurit TNI di UNIFIL
• 11 menit laluantaranews.com
Berhasil disimpan.