Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pihaknya akan terus melanjutkan perlawanan terhadap Iran. Ia menegaskan akan terus menghancurkan Iran.
"Kampanye ini belum berakhir," katanya dalam pernyataan yang disiarkan televisi, seperti dilansir AFP, Rabu (1/4/2026).
"Kami akan terus menghancurkan rezim teror," lanjut dia.
Sebagai informasi, komentar Netanyahu muncul tak lama setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan negaranya memiliki "kemauan yang diperlukan" untuk mengakhiri perang dengan Israel dan Amerika Serikat, tetapi sedang mencari jaminan bahwa konflik tersebut tidak akan terulang.
Dalam pernyataannya, yang disampaikan menjelang hari raya Paskah Yahudi, Netanyahu mengatakan: "Kami harus bertindak, dan kami telah bertindak."
"Kami tetap teguh dalam misi kami dan kami telah mengubah wajah Timur Tengah, meskipun perang masih berlangsung, Israel telah muncul sebagai kekuatan regional," tutur dia.
Sementara itu, pemimpin oposisi dan kepala partai Yesh Atid yang berhaluan tengah-kanan, Yair Lapid, mengkritik Netanyahu dan pidatonya.
"Netanyahu menyampaikan pidato arogan untuk kesekian kalinya yang mengatakan, 'Saya telah mengubah Timur Tengah'," cibir dia.
"Anda hampir mengubah Timur Tengah; pada akhirnya selalu terbukti bahwa Timur Tengah belum berubah," lanjutnya.
(maa/maa)





