Farizal Romadhon, prajurit ramah itu gugur di Lebanon

antaranews.com
15 jam lalu
Cover Berita
Banda Aceh (ANTARA) - Sekira pukul 20.44 Waktu Lebanon pada Minggu (29/3), seorang sosok prajurit yang dikenal rajin ibadah dan ramah, gugur akibat serangan artileri yang menghantam area Indobatt UNP 7-1 di Kota Adshit Al-Qusyar, Lebanon Selatan.

Namanya Praka Farizal Romadhon. Ia adalah anggota Batalyon Infanteri 113/Jaya Sakti (Yonif 113/JS) Brigif 25/Siwah Kodam Iskandar Muda, yang tergabung dalam Satuan Tugas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-S pada misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

“Semasa dinas almarhum dikenal sangat rajin beribadah. Orangnya ramah, loyalitas sangat tinggi kepada atasan,” kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Iskandar Muda Kolonel Inf T Mustafa Kamal di Banda Aceh, Selasa.

Mustafa Kamal menjelaskan, almarhum mendapat tugas pertama sebagai prajurit di Aceh, dan pada bulan April tahun 2026 ini, ia akan genap sembilan tahun mengabdi sebagai prajurit TNI di Tanah Rencong.

Menurut Mustafa Kamal, kepergian almarhum yang gugur dalam menjalankan tugas negara yang tergabung dengan Pasukan Perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) tidak hanya dirasakan oleh keluarga dan segenap jajaran TNI, tapi juga oleh seluruh bangsa Indonesia.

Praka Farizal Romadhon meninggalkan seorang istri, Fafa Nur Azila, dan seorang anak, Shanaya Almahyra Elshanu yang berumur dua tahun. Mereka saat ini berdomisili di Asrama militer Kima Yonif 113/JS Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh.

“Informasi yang kami peroleh almarhum akan dimakamkan di kampung halamannya,” kata Kapendam IM, Mustafa Kamal.

Ia menuturkan dedikasi dan loyalitas yang ditunjukkan almarhum selama mengemban misi perdamaian dunia di Lebanon adalah bukti nyata profesionalisme prajurit TNI di tingkat internasional.

“Kodam Iskandar Muda siap memberikan yang terbaik kepada keluarga prajurit TNI yang gugur dalam mengemban tugas mulia untuk negara dan bangsa. TNI menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Seluruh hak-hak prajurit yang gugur maupun yang terluka akan dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Ia menambahkan pengorbanan tersebut menjadi pengingat bahwa tugas menjaga perdamaian dunia bukan tanpa risiko, tetapi tetap dijalankan dengan penuh kehormatan dan tanggung jawab demi nama baik bangsa dan negara.

Baca juga: TNI jelaskan kronologi gugurnya dua prajurit saat konvoi di Lebanon

Baca juga: Pemerintah sampaikan duka atas gugurnya tiga prajurit TNI di Lebanon

Proses pemulangan

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, mengatakan jenazah Praka Farizal Rhomadhon, prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon Selatan, sedang dalam proses administrasi untuk dipulangkan ke Indonesia.

"Prajurit yang gugur saat ini disemayamkan di East Sector Headquaters (HQ) dan dalam penyelesaian administrasi pemulangan ke Indonesia dengan dibantu oleh pihak KBRI Beirut," kata Aulia saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Senin.

Aulia Dwi Nasrullah menjelaskan, Praka Farizal Romadhon merupakan personel yang tergabung dalam pasukan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/ UNIFIL.

Dia gugur akibat adanya serangan artileri yang menghantam lokasi kontingen Indonesia yang berada di Kota Adshit al-Qusyar di Lebanon Selatan, Minggu (29/3).

Aulia Dwi Nasrullah​​​​​​​ melanjutkan bahwa serangan artileri itu terjadi lantaran meningkatnya intensitas konflik di wilayah tersebut.

Tidak hanya Farizal saja yang menjadi korban, tiga prajurit TNI lain, yakni Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, dan Praka Arif juga menjadi korban dalam serangan tersebut.

"Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan. Mereka saat ini telah mendapatkan penanganan medis," kata Aulia Dwi Nasrullah​​​​​​​ menjelaskan.

Ketiga prajurit tersebut saat ini menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Dua prajurit yang mengalami luka ringan dirawat di Rumah Sakit Level I UNIFIL.

Sementara itu, satu prajurit dengan luka berat telah dievakuasi menggunakan helikopter ke Rumah Sakit St. George di Beirut untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Hingga kini, TNI masih menunggu hasil investigasi UNIFIL terkait serangan tersebut.

“Proses investigasi masih dilakukan oleh UNIFIL,” kata Aulia Dwi Nasrullah.

Ia menjelaskan investigasi dilakukan untuk memperoleh informasi lengkap mengenai pelaku serta motif di balik serangan itu. Menyusul insiden tersebut, TNI juga akan menginstruksikan prajurit untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan tugas perdamaian di Lebanon.

Almarhum hampir menuntaskan masa tugasnya di Lebanon dan dijadwalkan kembali ke Tanah Air untuk berdinas di kesatuannya serta berkumpul bersama keluarga di Asrama Militer Kima Yonif 113/JS, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh.

Praka Farizal Romadhon bergabung bersama 467 personel Satuan Tugas Batalyon Mekanis (Satgas Yonmek) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-S UNIFIL dalam misi perdamaian PBB di Lebanon yang dimulai pada April 2025.

Kontingen tersebut dilepas langsung oleh Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar.

Suami dari Fafa Nur Azila itu sedianya akan kembali ke Tanah Air pada Mei 2026 setelah menuntaskan misi kemanusiaan di Lebanon. Namun sebelum tugas mulia tersebut rampung, ayah satu anak itu telah berpulang untuk selamanya.

Praka Farizal Romadhon yang dikenal rajin beribadah itu telah berpulang sebelum tugas usai di Lebanon, tapi ia akan selalu dikenang sebagai salah satu putra terbaik bangsa yang gugur demi menjaga perdamaian dunia.

Baca juga: Ketua DPR: Negara layak beri penghargaan tiga prajurit gugur di Lebanon

Baca juga: China sampaikan dukacita atas gugurnya dua prajurit TNI di Lebanon


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TNI Bersurat ke LPSK, Minta Izin Periksa Periksa Andrie Yunus
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Bukan Cuma Urus Satwa, Dedi Mulyadi Lakukan Aksi Kemanusiaan di Kebun Binatang Bandung
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Bertemu Dubes Iran untuk RI di Solo, Jokowi: Saya Menyampaikan Banyak Hal
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Korban Pelecehan Seksual Ngadu ke Anggota Komisi III, Kasusnya Mandek Setahun
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Sambil Menangis, Gennaro Gattuso Minta Maaf usai Timnas Italia Gagal ke Piala Dunia untuk Tiga Kali Beruntun
• 13 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.