TABLOIDBINTANG.COM - Peta persaingan film Lebaran 2026 kembali berubah drastis di hari ke-14 penayangan.
Data terbaru Cinepoint per Selasa (31/3), film Tunggu Aku Sukses Nanti akhirnya mencatatkan momen penting dengan mengungguli perolehan penonton harian Danur: The Last Chapter untuk pertama kalinya.
Tunggu Aku Sukses Nanti meraih tambahan 111.839 penonton dalam sehari, meski mengalami penurunan 26,38 persen. Sementara itu, Danur: The Last Chapter menambah 102.056 penonton dengan penurunan 19,78 persen.
Selisih ini memang tipis, namun cukup untuk mengubah dinamika persaingan yang sebelumnya selalu didominasi Danur sejak hari pertama menghiasi layar bioskop.
Secara total, Danur: The Last Chapter masih memimpin jauh dengan 2.611.034 penonton. Bahkan, capaian ini sekaligus memastikan film produksi MD Pictures ini resmi melampaui perolehan Danur 2: Maddah, menjadikannya film terlaris ketiga dalam semesta Danur.
Di sisi lain, Tunggu Aku Sukses Nanti terus menunjukkan konsistensi dengan total 1.914.728 penonton. Dengan tren yang masih kuat, bukan tidak mungkin film ini akan mencapai 2 juta penonton pada hari ini.
Film horor Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa juga masih bertahan di papan tengah dengan tambahan 50.352 penonton, sehingga totalnya kini mencapai 1.174.933 penonton.
Persaingan Belum Berakhir
Sementara itu, Senin Harga Naik menyusul dengan 778.670 penonton setelah menambah 45.577 penonton harian.
Pergerakan menarik juga terjadi pada film Na Willa yang kini semakin dekat dengan angka 1 juta penonton. Dengan tambahan 38.395 penonton, totalnya sudah mencapai 917.281 penonton.
Jika tren ini berlanjut, angka satu juta diprediksi akan segera tercapai dalam waktu dekat.
Nasib Pelangi di Mars tak mengalami perubahan, masih tertahan di angka 223.737 penonton dengan tambahan harian yang relatif kecil, yakni 1.124 penonton.
Perubahan tren di hari ke-14 ini menunjukkan bahwa minat penonton masih sangat dinamis.
Meski Danur: The Last Chapter masih memimpin secara total, kebangkitan Tunggu Aku Sukses Nanti dalam perolehan harian menjadi sinyal kuat bahwa persaingan belum berakhir dan kejutan masih sangat mungkin terjadi di hari-hari berikutnya.




