Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Gugurnya 3 Prajurit TNI dalam Misi Perdamaian di Timur Tengah

disway.id
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI saat menjalankan tugas dalam misi perdamaian di Timur Tengah.

Prabowo menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para prajurit serta memberikan penghormatan atas pengabdian dan pengorbanan mereka dalam menjalankan tugas negara.

“Innalillahi waina ilaihi rajiun, turut berduka cita atas gugurnya Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadon saat menjalankan misi perdamaian di Timur Tengah,” ujar Prabowo melalui instastory akun resmi instagram @prabowo, Selasa, 31 Maret 2026.

BACA JUGA:Siaga Hadapi Kemarau, PTPN IV PalmCo Perkuat Deteksi Dini Karhutla hingga Strategi Agronomi

BACA JUGA:PN Medan Kabulkan Penangguhan Penahan Amsal Sitepu, Keluar Rutan dan Bertemu Keluarga

Prabowo menegaskan pengabdian para prajurit merupakan bentuk dedikasi dan keberanian dalam menjaga perdamaian dunia sekaligus membawa nama baik Indonesia di kancah internasional.

Pemerintah Indonesia memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas jasa dan pengorbanan para prajurit yang telah menjalankan tugas mulia demi perdamaian.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menuntut penyelidikan menyeluruh atas serangkaian serangan di Lebanon yang mengakibatkan gugurnya personel penjaga perdamaian Indonesia yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) dalam dua hari berturut-turut.

Indonesia meminta penyelidikan dilakukan secara cepat, transparan, dan menyeluruh guna mengungkap fakta serta menetapkan pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

BACA JUGA:ASN WFH di Kafe Bakal Disanksi, Menpan RB: Ada Aturannya!

BACA JUGA:Airlangga: Refocusing Anggaran K/L Bisa Hemat hingga Rp130 Triliun

“Indonesia menyerukan dilakukannya penyelidikan segera, menyeluruh, dan transparan untuk mengungkap fakta, termasuk kronologi kejadian serta pihak yang bertanggung jawab, dan menegaskan bahwa akuntabilitas penuh harus ditegakkan,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri melalui akun X, dikutip Selasa, 31 Maret 2026.

Pemerintah Indonesia mengatakan bahwa terulangnya serangan keji terhadap personel Indonesia dalam waktu yang singkat adalah tindakan yang sama sekali tidak dapat diterima.

Indonesia juga memandang bahwa dua insiden ini mencerminkan buruknya situasi keamanan yang terjadi di Lebanon.

Dua personel Indonesia di bawah UNIFIL gugur pada Senin, 30 Maret 2026 dalam serangan kedua yang terjadi di dekat Bani Hayyan, Lebanon.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya soal Harga BBM Subsidi dan Nonsubsidi Tak Naik: Ditanggung Pertamina
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
Efisiensi Anggaran, DPR Mulai Matikan Lampu hingga Fasilitas Gedung
• 5 menit lalurctiplus.com
thumb
Kerja Sama RI–Jepang Makin Kuat, Blok Masela Jadi Proyek Andalan
• 12 jam laludisway.id
thumb
Rosan Pastikan Produktivitas BUMN Terjaga Meski Ada Efisiensi Energi
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Mabes TNI Didesak Evaluasi Total Keberlanjutan Misi UNIFIL
• 13 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.