Rumah Warga di Lahan TPU Kamal Kalideres Akan Dibongkar Total Senin Depan

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat bersiap mengeksekusi pembongkaran sisa bangunan warga di atas lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kelurahan Kamal dan Pegadungan, Kalideres, pada Senin (6/4/2026).

Lurah Kamal, Edy Sukarya, menyatakan pihaknya siap menjalankan instruksi pengosongan lahan yang merupakan aset Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) DKI Jakarta.

"Yang saat ini masih ada 11 KK, ya tentu saya akan minta petunjuk pimpinan. Saya akan bekerja sesuai arahan ya. Karena memang SP1, SP2, dan SP3 sudah ada, tentunya ya jika instruksi dari wali kota, kami akan melakukan tindakan pengosongan," ucap Edy saat ditemui Kompas.com, Rabu (1/4/2026).

Baca juga: Beda dengan Pemerintah, Pemkot Bekasi Terapkan WFH ASN Setiap Rabu

Meski tenggat waktu pembongkaran total semakin dekat, Edy memastikan pihak kelurahan tetap membuka pintu bagi warga yang akhirnya berubah pikiran dan bersedia mengikuti program relokasi ke rumah susun (rusun).

"Kita sekarang ini dari sekarang kita kasih waktu dulu. Mereka yang sudah pindah relokasi mandiri atau yang masih menduduki lahan, 'Eh saya mau relokasi ke rumah susun', masih kita kasih kesempatan, masih bisa," jelas Edy.

Untuk mendukung proses pengosongan secara humanis, Kelurahan Kamal juga menyiagakan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) beserta armada angkut selama 24 jam guna membantu warga yang melakukan relokasi mandiri.

Edy menambahkan, sejumlah warga telah mulai membongkar rumahnya sendiri untuk mengambil material bangunan yang masih bisa dimanfaatkan atau dijual.

Pihak kelurahan juga memberikan tanda khusus pada bangunan warga. Huruf “M” menandakan bangunan dibongkar secara mandiri.

"Ada juga tanda R itu ke rusun, sudah bisa dibongkar," kata Edy.

Namun, Edy menyebut tak akan langsung membongkar semua bangunan yang sudah kosong.

Baca juga: Andrie Yunus Maafkan Penyiram Air Keras, Tapi Dalangnya Harus Dibongkar

Pasalnya, masih ada beberapa warga yang meminta waktu agar bisa menjual puing bangunannya sebelum diratakan dengan tanah.

"Dan masih diberi kesempatan, namanya orang susah, pengennya sih dia bisa jual. Ya udahlah saya kasih waktu dah. Jangan lama-lama ya. Artinya pemerintah sih memberikan, tapi tetep tegas," tutur Edy.

Meski begitu, Plt Camat Kalideres Raditian Ramajaya mengatakan, pihaknya telah mulai mengeksekusi pembongkaran bangunan secara bertahap di RW 07 dan 08 Kelurahan Kamal serta RW 04 dan 08 Kelurahan Pegadungan.

Total ada 45 bangunan yang dibongkar dari empat RW di dua wilayah kelurahan tersebut sejak Selasa (31/3/2026) lalu.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Sebagian bangunan dibongkar sendiri oleh penghuni, sebagian lainnya dibongkar oleh aparat gabungan. Untuk wilayah Kamal, hari ini 3 bangunan dibongkar petugas dan 2 dibongkar secara mandiri. Kemarin, 10 bangunan dibongkar sendiri oleh penghuninya," ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
5 Potret terbaru Nikita Willy berhijab, konsisten sampai outfit olahraga pun inspiratif tertutup
• 19 jam lalubrilio.net
thumb
Kebijakan WFH, ASN Kemenag Diminta Jaga Ritme Kerja
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
5 Minuman Penurun Kolesterol Alami yang Wajib Dicoba Setelah Idul Fitri, Ampuh Jaga Kesehatan Tubuh
• 20 jam lalugrid.id
thumb
Presiden Prabowo Terima Penghargaan Tertinggi dari Korsel, The Grand Order of Mugunghwa
• 54 menit laluokezone.com
thumb
Multivision Plus (RAAM) Pangkas Rugi Jadi Rp54,30 Miliar di 2025
• 44 menit laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.