Jakarta: Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat total penjualan di e-commerce Indonesia pada Februari 2026 diperkirakan mencapai USD5,76 miliar atau setara Rp96,7 triliun.
Menteri Perdagangan Budi Santoso memaparkan, kategori fashion muslim serta makanan dan minuman merek lokal, tumbuh lebih dari lima kali lipat. Berdasarkan transaksi, merek fashion muslim asal Bandung Gwenza, naik hingga tujuh kali lipat dibandingkan periode normal.
Mengutip paparan Mendag Budi, Rabu, 1 April 2026, selama Ramadan, platform LazMall mengalami peningkatan penjualan hingga 3,5 kali lipat dibandingkan hari biasa.
Menteri Perdagangan Budi Santoso. Foto: dok Kemendag.
Baca Juga :
Purbaya Mau Marketplace Lokal Gak Kalah dari Punya Tiongkok"Kategori fashion tumbuh hingga lima kali lipat dibandingkan hari biasa. Sementara kategori kebutuhan rumah tangga naik signifikan hingga 4,5 kali lipat," demikian tertuang dalam bahan paparan tersebut.
Selain itu, transaksi kategori Makanan & Minuman naik hingga 13 kali lipat di waktu sahur dibandingkan hari biasa. Selanjutnya, pencarian kata kunci "Baju Lebaran" melonjak tiga kali lipat. Sedangkan in-app game "Beduk Berkah" telah dimainkan sebanyak 26,5 juta kali.
Selanjutnya, beberapa kategori produk paling laris saat Ramadan antara lain:
- Fashion muslim.
- Produk makanan dan minuman.
- Hampers Lebaran.
- Produk kecantikan.
- Peralatan rumah tangga.




