SEOUL, KOMPAS.TV - Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan dilaporkan menyepakati kesepakatan kerja sama di bidang industri kecerdasan buatan (AI).
Kerja sama tersebut juga mencakup kemitraan untuk menangani isu-isu global dengan teknologi yang relevan.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang pengembangan digital dilakukan oleh Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dan Menteri Sains Korea Selatan, Bae Kyung-hoon.
MoU tersebut ditandatangani di tengah kunjungan kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto ke Seoul.
Prabowo tiba di Korea Selatan pada Selasa (31/3) malam waktu setempat dan disambut upacara kenegaraan pada Rabu (1/4).
Dengan MoU itu, Indonesia dan Korea Selatan dilaporkan akan mempromosikan pertukaran di berbagai bidang terkait industri AI, termasuk kebijakan digital, teknologi komunikasi generasi baru, dan perlindungan informasi.
Baca Juga: Prabowo Tiba di Seoul, Disambut Upacara Kenegaraan oleh Presiden Lee Jae-myung
Indonesia dan Korea Selatan juga akan meluncuran Global AI Universal Basic Society Solidarity Initiative yang bertujuan mengatasi tantangan-tantangan global menggunakan ekosistem AI di bidang seperti pendidian dan kesehatan.
"Korea Selatan dan Indonesia sepakat untuk meluncurkan kanal komunikasi resmi untuk sektor komunikasi, teknologi, dan sains setelah pertemuan bilateral, demi membuat upaya solidaritas bersama dalam komunitas AI global," kata Menteri Sains Korsel Bae Kyung-hoon dikutip Yonhap, Rabu (1/4).
Selain itu, Indonesia dan Korea Selatan akan membentuk komite bersama untuk perkembangan digital.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- kunjungan prabowo ke korsel
- indonesia korsel kerja sama
- kerja sama industri ai
- korea selatan
- perjanjian kerjasama indonesia korsel





