Penulis: Giri
TVRINews, Yogyakarta
Momentum Syawal dimaknai sebagai simbol kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan. Hal ini juga dimanfaatkan Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon) Yogyakarta untuk memperkuat komitmen dalam pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan syawalan dan halal bihalal.
Kepala Balmon Yogyakarta, Enik Sarjumanah, mengatakan tradisi syawalan tidak hanya menjadi budaya khas Indonesia, tetapi juga memiliki nilai religius yang mampu mempererat silaturahmi dan kebersamaan.
“Momentum ini penting untuk memperkuat komitmen pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antarpegawai dan mitra kerja,” ujarnya, Rabu, 1 April 2026.
Acara syawalan Balmon Yogyakarta turut dihadiri Kepala TVRI Yogyakarta Akhbar Sahidi, perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Yogyakarta, serta para mitra pengguna frekuensi radio dan televisi dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Melalui kegiatan ini, Balmon Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang profesional, responsif, dan inovatif. Hal tersebut sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan transformasi digital di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital.
Selain itu, Enik menekankan pentingnya keselarasan dan kekompakan dalam bekerja. Menurutnya, keberhasilan lembaga tidak hanya ditentukan oleh kinerja individu, tetapi juga kolaborasi seluruh elemen dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan akuntabel.
“Pada kesempatan ini kami melaksanakan halal bihalal bersama stakeholder terkait untuk mempererat silaturahmi, agar pekerjaan menjadi lebih baik, produktif, dan solid dalam melayani masyarakat, khususnya dalam menjaga kualitas jaringan telekomunikasi,” tambahnya.
Balmon Yogyakarta memiliki kewenangan dalam pengawasan spektrum frekuensi radio di wilayah DIY serta sejumlah daerah di Jawa Tengah, meliputi Kabupaten Kebumen, Purworejo, Wonogiri, Klaten, dan Kota Surakarta.
Melalui momentum syawalan ini, Balmon Yogyakarta bersama para mitra berkomitmen untuk mewujudkan penggunaan spektrum frekuensi radio yang tertib, efisien, serta bebas dari interferensi, melalui sistem pengendalian dan pengawasan yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan teknologi telekomunikasi.
Editor: Redaktur TVRINews




