Pengusaha Rokok Pasuruan Martinus Suparman Dipanggil KPK dalam Kasus Bea Cukai

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil pengusaha rokok asal Pasuruan, Jawa Timur, Martinus Suparman, dalam penyidikan kasus dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT Djati Perkasa Global Industri itu dilakukan pada Rabu (1/4).

“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan.

BACA JUGA: KPK Pastikan Bos Maktour Fuad Hasan dalam Pusatan Korupsi Kuota Haji

Martinus Suparman bukan kali pertama bersinggungan dengan kasus korupsi di instansi tersebut. Ia sebelumnya pernah terlibat dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat mantan pejabat Bea Cukai, Eko Darmanto. Dalam perkara yang juga ditangani KPK itu, Martinus disebut pernah memberikan uang sebesar Rp930 juta kepada Eko.

Pemanggilan Martinus berlangsung sehari setelah tim penyidik memanggil tiga pengusaha rokok asal Jawa Tengah pada Selasa, 31 Maret 2026. Dalam agenda tersebut, hanya satu orang yang hadir sebagai saksi, yakni Liem Eng Hwie. Dua pengusaha lainnya, Rokhmawan dan Benny Tan, mangkir dari panggilan penyidik.

BACA JUGA: KPK Didesak Usut Tuntas Mafia Cukai Rokok Ilegal, Pengamat: Bongkar Pengendalinya

Saksi Liem Eng Hwie diketahui merupakan pengusaha yang bergerak di industri tembakau dan ekspor rokok asal Kudus, Jawa Tengah, dengan merek dagang terdaftar seperti Conrad dan Millions. Dalam pemeriksaan, ia didalami terkait proses dan mekanisme pengurusan cukai di DJBC.

Sementara itu, Rokhmawan yang turut dipanggil merupakan pengusaha rokok asal Pasuruan, Jawa Tengah. Ia diketahui sebagai pemilik PT Rizky Megatama Sentosa (RMS). (tan/jpnn)

BACA JUGA: KPK Tetapkan 2 Tersangka Baru Korupsi Kuota Haji, Telusuri Aliran Uang ke Eks Menag Yaqut

BACA ARTIKEL LAINNYA... Penjelasan Manajemen Lippo Cikarang soal Pemanggilan KPK


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
5 Makanan Sehari-hari yang Memicu Jerawat dan Komedo
• 18 jam lalubeautynesia.id
thumb
Andra Soni Tekankan Peran Keluarga dalam Keberhasilan Program Pembangunan
• 2 jam laludetik.com
thumb
Pemerintah Realokasi Anggaran Hingga Rp130,2 Triliun untuk Hadapi Tekanan Ekonomi Global
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Bamsoet Kutuk Keras Serangan di Lebanon yang Gugurkan 3 Prajurit TNI
• 21 jam laludetik.com
thumb
Dukun Pengganda Uang di Bogor Sempat Bayar Utang Pakai Upal, Namun Gagal
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.