TABLOIDBINTANG.COM - Baru dua tahun menikah mantan suami Dewi Perssik, Angga Wijaya digugat cerai oleh Nurul Kamaria atau Ana ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Ana melayangkan gugatan cerai secara online pada 27 Maret 2026.
Meski berujung pada perceraian, Nurul menegaskan bahwa rumah tangga mereka sebenarnya tidak dilanda konflik besar.
Disinggung soal penyebab perceraian, ibu tiga anak itu memastikan tidak ada perselingkuhan maupun kesalahan fatal dari kedua belah pihak.
“Tidak ada masalah besar, tidak ada kesalahan dari Mas Angga, tidak ada orang ketiga juga,” ungkap Ana kepada wattawan di kediamannya kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (31/3).
Ana mengungkap, keputusan berpisah lebih dipicu oleh perbedaan prinsip yang tak lagi sejalan. Menurutnya, hal itu merupakan dinamika wajar dalam sebuah hubungan.
“Ada perbedaan pendapat saja, itu hal yang hanya kami berdua yang tahu,” jelas Ana.
Saat ini, Nurul dan Angga memang sudah tidak tinggal serumah. Namun, ia menekankan bahwa hubungan keduanya tetap berjalan baik, terutama demi anak-anak.
“Kita memang pisah rumah, tapi komunikasi masih baik. Ketemu juga masih sering karena anak-anak,” beber Ana.
Ana juga meluruskan berbagai spekulasi negatif yang beredar di media sosial, termasuk soal tanggung jawab Angga sebagai suami dan ayah. Ia menegaskan sang suami adalah sosok yang baik dan bertanggung jawab.
“Mas Angga itu sayang sama anak-anak, sama saya juga. Dia orang yang sangat baik,” terang Ana.
Isu ekonomi yang sempat ramai diperbincangkan pun dibantah tegas oleh Nurul. Ia memastikan kondisi finansial bukan penyebab retaknya rumah tangga mereka.
“Tidak ada masalah ekonomi. Namanya hidup pasti ada naik turun, tapi bukan itu penyebabnya,” tambah Ana.
Lebih lanjut, Nurul mengungkap bahwa keputusan untuk berpisah sudah melalui pertimbangan matang. Meski demikian, ia tetap membuka peluang untuk menjaga hubungan baik ke depannya.
“Kita jalani saja ke depan seperti apa. Yang penting sekarang tetap komunikasi baik,” pungkas Ana.
Nurul Kamaria dan Angga Wijaya menikah secara agama pada awal 2023 sebelum meresmikannya secara negara pada Juni 2023.




