SOLO, iNews.id - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi di kediamannya, Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2026). Pertemuan ini membahas situasi terkini yang tengah dihadapi Iran.
Dalam pertemuan tersebut, Jokowi menyampaikan simpati mendalam kepada rakyat Iran yang tengah menghadapi konflik. Dia juga menegaskan dukungan terhadap keteguhan Iran dalam menjaga kedaulatan negaranya.
"Bapak Joko Widodo menyampaikan rasa simpati kepada rakyat Iran, serta menyatakan dukungan dirinya dan rakyat Indonesia terhadap keteguhan dan perlawanan pemerintah dan rakyat Iran dalam mempertahankan kedaulatan nasional, keutuhan wilayah, dan keamanan negara mereka," katanya dikutip dari akun instagram @iraninindonesia.
Selain menyampaikan simpati, Jokowi juga mengungkapkan harapannya agar kondisi di Iran segera membaik. Dia berharap rakyat Iran tetap diberi kesehatan, kemenangan, dan kesejahteraan di tengah situasi yang sulit.
Baca Juga:Jenazah Ketua KPAI Sekaligus Ketum Fatayat NU Disholatkan di Kantor PBNUPertemuan ini juga diisi dengan pertukaran pandangan antara Jokowi dan Dubes Mohammad Boroujerdi terkait dinamika kawasan. Keduanya membahas dampak konflik yang terjadi terhadap Iran, termasuk aspek kemanusiaan dan ekonomi.
Jokowi turut menyoroti pentingnya stabilitas kawasan agar dampak konflik tidak semakin meluas. Dia berharap perdamaian dan ketenangan dapat segera kembali, tidak hanya bagi Iran tetapi juga kawasan secara keseluruhan.
Sementara itu, Dubes Boroujerdi menyampaikan laporan komprehensif mengenai kondisi di lapangan. Dia menjelaskan adanya serangan terhadap kawasan sipil, infrastruktur vital, serta fasilitas ekonomi di Iran.
Dubes Boroujerdi juga menyampaikan keprihatinan atas dampak kemanusiaan yang ditimbulkan. Dia menilai situasi tersebut membutuhkan perhatian serius dari komunitas internasional.
Dalam dialog tersebut, dia menegaskan bahwa rakyat Iran memiliki hak sah untuk membela diri sesuai dengan hukum internasional. Hal ini menjadi bagian penting dalam pembahasan antara kedua pihak.
Baca Juga:Kasus Korupsi Minyak Mentah, Kejagung Banding soal Kerugian Rp171 TriliunDi akhir pertemuan, Indonesia dan Iran kembali menegaskan hubungan bilateral yang telah lama terjalin. Kedua pihak sepakat untuk terus memperkuat kerja sama dan memperluas hubungan antar masyarakat.
Pertemuan ini sekaligus menegaskan posisi Indonesia yang mendorong perdamaian global, termasuk dalam menyikapi konflik yang tengah terjadi di Iran.
#jateng



