Persebaya Surabaya Cari Momentum Bangkit Saat Jamu Persita Tangerang di GBT

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Persebaya Surabaya tengah berada dalam tekanan besar menjelang laga krusial pekan ke-26 Super League 2025-2026 menghadapi Persita Tangerang. Sang nakhoda, Bernardo Tavares, secara terang-terangan memberikan peringatan keras kepada anak asuhnya agar tidak memandang sebelah mata kekuatan Pendekar Cisadane.

Meskipun pada putaran pertama Bajul Ijo sempat memetik kemenangan tipis 1-0, hasil tersebut dianggap sudah tidak relevan lagi untuk dijadikan patokan utama. Tavares menilai Persita telah bertransformasi menjadi tim yang jauh lebih mengerikan dengan grafik permainan yang terus menanjak secara drastis.

“Persita terus menanjak. Mereka sekarang adalah tim yang lebih baik. Kami sudah menganalisis permainan mereka,” kata pelatih asal Portugal itu kata Tavares dikutip dari situs resmi I.League.

Ancaman nyata datang dari kemenangan telak 4-1 yang diraih Persita atas Madura United tepat sebelum kompetisi Liga 1 memasuki masa jeda. Kondisi ini sangat kontras dengan luka mendalam yang sedang dirasakan skuat Persebaya setelah dibantai lima gol oleh lawan mereka sebelumnya.

“Motivasi mereka tinggi setelah menang besar. Sementara kami datang dari kekalahan 5-1, dan tidak ada yang suka hasil seperti itu,” imbuhnya.

Sadar mental pemainnya sedang goyah, mantan pelatih PSM Makassar tersebut kini memilih fokus untuk memulihkan aspek psikologis Bruno Moreira dan kawan-kawan. Ia meyakini bahwa strategi secanggih apa pun tidak akan berjalan mulus jika mentalitas bertarung di lapangan hijau masih berada di titik nadir.

Tavares menekankan bahwa kepercayaan diri yang tinggi hanya bisa lahir dari tetesan keringat dan kerja keras konsisten selama sesi latihan intensif. Dengan persiapan yang matang, para pemain diharapkan mampu meredam tekanan besar saat tampil di depan puluhan ribu pendukung fanatiknya.

Selain urusan mental, sektor teknis juga menjadi perhatian serius pelatih berlisensi UEFA Pro ini untuk segera dibenahi demi menjaga gengsi tuan rumah. Fokus utamanya terletak pada efektivitas pengambilan keputusan pemain, baik saat sedang menguasai bola maupun saat transisi bertahan yang sempat kedodoran.

“Kami harus membuat keputusan yang lebih baik, memperbaiki posisi saat tanpa bola maupun dengan bola,” kata Bernardo Tavares.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mer-C Indonesia Siapkan Misi Kemanusiaan
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Tottenham Hotspur Resmi Tunjuk Roberto De Zerbi sebagai Pelatih Baru
• 17 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Komisi VI DPR: Stok BBM aman karena Indonesia punya sumber minyak baru
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Pesawat Militer Rusia Tabrak Tebing di Krimea, 29 Orang Tewas
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Ekspansi Bisnis, Pakuan (UANG) Akuisisi Dua Entitas Properti Senilai Rp201 Miliar
• 11 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.