Bisnis.com, JAKARTA — Angka kunjungan wisatawan asing asal China ke Indonesia melonjak pada Februari 2026. Di sisi lain, jumlah pelancong dari pasar utama lain seperti Malaysia dan Singapura justru mengalami penurunan.
Momentum libur Tahun Baru Imlek pada Februari 2026 dinilai menjadi pemicu dari pertumbuhan signifikan arus wisatawan mancanegara alias Wisman asal China.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa ada sekitar 150.800 kunjungan wisatawan asal China pada Februari 2026. Jumlah itu meningkat hingga 35,91% bila dibandingkan bulan sebelumnya.
Bila dibandingkan realisasi Februari 2025, jumlah wisman asal China yang melancong ke Indonesia juga meningkat signifikan yakni sekitar 68,89%.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyampaikan peningkatan signifikan dari wisatawan China didorong oleh momentum libur panjang Tahun Baru Imlek pada Februari 2026.
“Peningkatan ini didorong oleh efek liburan panjang tahun baru Imlek yang jatuh pada 17 Februari 2026,” ujarnya dalam paparan publik, Rabu (1/4/2026).
Baca Juga
- BPS: 1,01 Juta Turis Asing Melancong ke RI pada Januari 2026
- Turis Jepang Bisa Gunakan QRIS, Warga Korsel Masih Menunggu
- Kunjungan Wisman ke RI Tembus 2,35 Juta hingga Februari 2026, Tertinggi Sejak 2021
Pada periode yang sama, kunjungan wisman dari pasar utama lain seperti Malaysia dan Singapura justru menurun. Angka wisatawan dari Malaysia dan Singapura masing-masing sekitar 199.200 dan 109.300 atau menurun sebesar 5,66% dan 0,12% dibandingkan jumlahnya pada Januari 2026.
Bila dibandingkan data Februari 2025, angka pelancong dari Malaysia masih turun 7,17%, sedangkan dari Singapura justru meningkat 21,81%.
Secara komposisi, kunjungan wisatawan asal Malaysia ke Indonesia masih menjadi yang terbesar pada Februari 2026 yakni dengan porsi 17,18%, diikuti China sebesar 13,01% dan Singapura 11,43%.
Adapun, secara total, BPS mencatat total kunjungan wisatawan mancanegara pada Februari 2026 mencapai 1,16 juta kunjungan. Angka tersebut turun 2,42% dibandingkan Januari 2026, tetapi meningkat 13,37% secara tahunan.
Secara kumulatif, jumlah kunjungan wisman sepanjang Januari–Februari 2026 mencapai 2,35 juta kunjungan, naik 7,77% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini menjadi yang tertinggi sejak 2021.
Berdasarkan pintu masuk, mayoritas wisman masuk melalui bandara internasional, dengan Bandara Ngurah Rai menjadi pintu utama yang paling ramai. Kunjungan melalui bandara tersebut didominasi wisatawan asal Australia.
Sementara itu, jumlah kunjungan melalui pintu masuk utama tercatat sebanyak 1,002 juta kunjungan, sedangkan melalui pintu perbatasan sebanyak 157.654 kunjungan.




