Ketua Komisi A DPRD DIY Usul 3 Prajurit Gugur di Lebanon jadi Pahlawan Nasional

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Komisi A DPRD DIY mendorong pemerintah pusat memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon Selatan.

Usulan itu disampaikan saat rombongan Komisi A DPRD DIY melakukan takziah ke rumah duka Praka Farizal Romadhon di Sidorejo, Lendah, Kulon Progo, Rabu (1/4).

Rombongan dipimpin Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, bersama jajaran anggota, dan bertemu langsung dengan ayah Praka Farizal, Senam, beserta keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, Eko Suwanto menyampaikan duka cita atas gugurnya Praka Farizal Romadhon bersama dua prajurit lainnya, Kapten Inf. Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan, dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

“Semangat juang, nasionalisme dan spirit cinta tanah air Praka Farizal beserta Kapten Zulmi dan Sertu Nur Ikhwan akan terus menyala sepanjang masa,” kata Eko Suwanto, Rabu (1/4).

Eko menegaskan, ketiga prajurit tersebut gugur saat menjalankan tugas negara mewakili Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia. Ia menyebut mereka layak mendapat penghargaan tertinggi dari negara.

“Maka dalam kesempatan yang sangat baik ini, kita minta kepada pemerintah, kepada Presiden RI, untuk memberikan penghormatan kepada almarhum Mas Farizal bersama dengan dua prajurit yang meninggal di Lebanon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu M Nur Ichwan untuk diberikan penghargaan sebagai Pahlawan Nasional, sebagai pahlawan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, Komisi A DPRD DIY juga mendorong Pemda DIY memberikan perhatian kepada keluarga yang ditinggalkan, khususnya anak Praka Farizal yang masih berusia dua tahun.

Eko Suwanto juga menyatakan pihaknya akan memonitor proses pemulangan jenazah ke tanah air dan telah berkomunikasi dengan jajaran TNI terkait hal tersebut.

“Tapi yang terpenting tadi, bagaimana penghargaan itu diberikan sebagai Pahlawan Nasional, tentang administrasi dan prosedurnya nanti kita akan tempuh,” ucapnya.

Komisi A DPRD DIY juga berencana menggelar rapat dengan Pemda DIY untuk membahas dukungan bagi keluarga, termasuk kemungkinan pemberian beasiswa bagi anak almarhum.

“Maka kepada Pemda DIY juga kita minta untuk ada penghargaan, ada perhatian, misalnya beasiswa hingga perguruan tinggi bagi putra almarhum,” kata Eko.

Di sisi lain, Eko Suwanto mengutuk serangan terhadap pasukan perdamaian tersebut dan mendesak pemerintah Indonesia bersikap tegas melalui jalur internasional.

“Ini penting, ini soal bangsa dan negara Indonesia,” ujar Eko Suwanto.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BEI Naikkan Batas Minimum Free Float Jadi 15 Persen, Perketat Aturan Emiten dan Tata Kelola Pasar Modal
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Terpopuler: Motor Honda Paling Irit, Motor Listrik Jarak Terjauh, EV Dilirik saat BBM Naik
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Di Tengah Hiruk Pikuk Jakarta, ARTOTEL Harmoni Pilih “Sunyi” untuk Bumi
• 8 jam laluerabaru.net
thumb
Tips Membangun Personal Branding yang Kuat
• 3 jam lalubeautynesia.id
thumb
Penyelidikan PBB: Penjaga Perdamaian Indonesia di Lebanon Tewas Akibat Ledakan Pinggir Jalan
• 8 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.