MAKASSAR, iNews.id – Warga Desa Congko, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, digemparkan dengan penemuan mayat misterius di sebuah kebun milik warga pada lokasi terpencil. Saat ditemukan, kondisi jenazah sangat mengenaskan dibalut selimut dan dibungkus rapat menggunakan kantong plastik sampah.
Guna mengungkap identitas dan penyebab kematian, penyidik Polres Soppeng mengevakuasi jenazah tersebut ke Instalasi Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Biddokkes Polda Sulsel di Makassar untuk menjalani pemeriksaan mendalam.
Tim medis dan penyidik mengakui adanya kesulitan dalam proses identifikasi awal. Hal ini dikarenakan kondisi jenazah yang sudah mengalami pembusukan lanjut (macerated), sehingga wajah dan ciri-ciri fisik luar sulit dikenali secara kasat mata.
Dantim Forensik Biddokkes Polda Sulsel, Ipda Sultan menjelaskan, status jenazah saat ini masih berstatus "Mister X".
Baca Juga:Bareskrim Tangkap Kurir Jaringan Bandar Narkoba Koh Erwin"Jenazah sudah dalam kondisi pembusukan lanjut. Kami masih berkoordinasi dengan penyidik Polres Soppeng untuk melakukan identifikasi awal, mencari identitas korban, serta menghubungi pihak keluarga," ujar Ipda Sultan saat dikonfirmasi di RS Bhayangkara Makassar.
Penemuan jenazah ini memicu spekulasi terkait laporan orang hilang yang diterima Polres Soppeng dua pekan sebelumnya. Diketahui, seorang warga bernama Nurul Izza (25), berjenis kelamin perempuan, dilaporkan hilang oleh keluarganya.
Pihak kepolisian kini tengah mendalami apakah jenazah yang ditemukan dalam plastik tersebut adalah Nurul Izza yang menjadi korban pembunuhan sadis, atau merupakan individu lain. Selain jenazah, polisi juga mengamankan sejumlah properti milik almarhum yang ditemukan di lokasi kejadian sebagai barang bukti tambahan.
Hingga saat ini, tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Soppeng bersama tim Inafis masih terus melakukan pengembangan di lapangan. Dugaan awal mengarah pada tindak pidana pembunuhan mengingat cara jenazah tersebut disembunyikan.
"Mengenai jenis kelamin dan detail lainnya, kami belum bisa memastikan karena baru menerima jenazah. Kami akan melakukan tindak lanjut setelah pemeriksaan forensik selesai dilakukan," kata Ipda Sultan.
#sulsel




