Komnas HAM Bakal Periksa 4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan memeriksa empat anggota TNI yang menyiram air keras kepada Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus.

Komnas HAM akan menyurati Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto untuk meminta izin pemeriksaan empat orang tersebut.

"Kita akan menyampaikan surat kembali kepada Panglima TNI untuk mendapatkan akses untuk memeriksa para pelaku. Pelaku yang empat orang," ujar Komisioner Komnas HAM Saurlin Siagian di Kantor Komnas HAM, Menteng Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2026).

Baca juga: Ini Alasan Polda Metro Limpahkan Kasus Andrie Yunus ke Puspom TNI

Meski demikian, Saurlin tidak memberikan informasi kapan empat orang pelaku penyiraman air keras akan diperiksa pihaknya.

Setelah itu, Komnas HAM akan meminta keterangan para ahli.

Sementara itu, Komisioner Komnas HAM, Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan, ahli yang akan dimintai keterangan antara lain ahli hukum pidana, ahli militer hingga ahli intelijen.

Permintaan keterangan ahli dijadwalkan pada pekan depan.

"Perlu meminta keterangan ahli karena untuk mengkonstruksi kesimpulan kami nanti kami perlu penguatan beberapa aspek. dan itu butuh keahlian," jelas Pramono.

Pada Rabu, Komnas HAM meminta keterangan sejumlah perwira tinggi TNI terkait penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus.

Agenda tersebut digelar di Kantor Komnas HAM, Manteng, Jakarta Pusat pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

Pejabat tinggi yang dimintai keterangan salah satunya Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayjen Yusri Nuryanto.

Baca juga: Kawal Kasus Andrie Yunus, 12 Orang Terima Ancaman di Medsos dan Diganggu Telepon Misterius

"Kami hari ini telah meminta keterangan dari pihak TNI. Alhamdulillah tadi dari pihak TNI hadir paling tidak tiga unsur," ujar Komisioner Komnas HAM Pramono Ubaid Tanthowi di Kantor Komnas HAM.

"Terdiri dari Kababinkum, lalu Danpuspom, dan Wakapuspen, beserta beberapa perwira menengah," lanjut dia.

Ada tujuh perwira TNI yang dimintai keterangan oleh Komnas HAM.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Masing-masing terdiri dari tiga perwira tinggi dan empat orang perwira menengah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran "Tampar Muka" Zelensky, Ukraina Jadi Target Serangan
• 35 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Komisi III DPR Apresiasi Vonis Bebas Amsal Sitepu di Kasus Video Profil Desa
• 9 jam laludetik.com
thumb
KPK Periksa Pengusaha Rokok Pasuruan Terkait Kasus Korupsi Bea Cukai
• 8 jam lalumatamata.com
thumb
Wamenhub Ungkap Penggunaan Jet Pribadi Meningkat di Momen Lebaran 2026
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
Pengakuan Jujur Andritany: Sempat Dipandang Sebelah Mata oleh Thomas Doll Saat Awal di Persija Jakarta
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.