Setelah 30 Tahun, Maros Jadi Tuan Rumah MTQ Tingkat Sulsel

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAROS – Setelah 30 tahun, Kabupaten Maros kembali dipercaya menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang akan digelar pada 10–18 April 2026.

Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur saat pressconference Rabu, 1 April 2026.Dia mengatakan jumlah peserta dalam perhelatan ini ditargetkan sekitar 1.392 orang dari 24 kabupaten/kota.

“Kegiatan diawali dengan penerimaan kafilah dari 24 kabupaten/kota pada 10 April di Baruga A dan B,” katanya.

Kemudian tanggal 11 April dilaksanakan pelantikan dewan hakim sebanyak 107 orang sesuai SK Gubernur Sulsel.

“Pembukaan MTQ dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 12 April di Lapangan Pallantikang. Selanjutnya, lomba digelar pada 13 hingga 17 April dengan mempertandingkan 11 cabang yang dihimpun menjadi 10 kategori,” jelasnya.

Selanjutnya penutupan akan dilaksanakan pada 18 April.Dia juga menyatakan kesiapannya jelang pelaksnaan MTQ ini dengan menyiapkan pemondokan bagi kafila dan peserta yang hadir dari 24 Kabupaten/Kota.

“Kami siapkan delapan pemondokan setiap kabupaten. Sehingga ada sekitar 184 pemondokan yang akan tersebar 6 kecamatan. Meliputi  Turikale, Bantimurung, Maros Baru, Lau, Mandai dan Marusu. Ini akan dikoordinir camat,” jelasnya.

Muetazim pun menarget, sebagai tuan rumah, Maros bisa meraih juara umum.”Target kita sukses pelaksanaan dan sukses prestasi. Kita berharap Maros bisa meraih juara umum,” harapnya.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Maros, Muhammad Nur Halik, menyebutkan jumlah peserta yang akan hadir mencapai 1.392 orang dari 24 kabupaten/kota.

Sejumlah lokasi telah disiapkan sebagai arena lomba, di antaranya Baruga A dan B Kantor Bupati Maros, Aula Pesantren Nahdlatul Ulum (NU) Soreang, Aula Kantor Camat Mandai dan Lau, Aula Masjid Al-Markaz, serta perpustakaan daerah.Selain itu Lapangan Pallantikang juga akan dijadika  tempat lomba cabang tilawah remaja, dewasa dan tunanetra.

“Tilawah anak-anak dan 1 juz digelar di Masjid Al-Markaz, tartil 5 juz di Kantor Camat Mandai, serta hifzil Qur’an Cabang 10 dan 30 juz digelar di Gedung PKK Maros,” jelasnya.

Sementara cabang tafsir Al-Qur’an bahasa Arab dan Indonesia, kaligrafi, hingga karya tulis ilmiah dipusatkan di kompleks Pesantren NU Soreang.(rin) 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Batal Gandeng IJE, Ini Kata Manajemen INET Soal Nasib Kerja Sama dengan WIFI
• 20 jam lalukatadata.co.id
thumb
Bintang Persib Frans Putros Jadi Satu-satunya Pemain BRI Super League yang Loloskan Negaranya ke Piala Dunia 2026
• 6 jam lalubola.com
thumb
Grup Bakrie Unggul, Saham Konglomerat Kompak Reli di Awal April
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Trump Perketat Aturan Pemungutan Suara via Pos, Singgung Potensi Kecurangan
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BTS Bocorkan Teaser Lagu 2.0, Terinspirasi dari Film Oldboy
• 44 menit lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.