Prabowo dan Presiden Lee Sepakati Perluasan Kemitraan Komprehensif Indonesia-Korea Selatan

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyepakati perluasan kemitraan strategis kedua negara menjadi lebih komprehensif dalam pertemuan bilateral di Cheong Wa Dae, Seoul, Rabu.

Penguatan Kerja Sama Strategis

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan 10 nota kesepahaman di berbagai sektor sebagai bagian dari kunjungan kenegaraan perdana Presiden Prabowo ke Korea Selatan.

Prabowo menyatakan, "Saya menyampaikan harapan untuk meningkatkan hubungan kemitraan strategis khusus antara Indonesia dan Korea Selatan menjadi kemitraan yang lebih komprehensif."

Ia menilai Korea Selatan merupakan mitra penting dan sahabat dekat Indonesia yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang.

Menurutnya, kesamaan posisi geografis dan kepentingan ekonomi kedua negara di kawasan Pasifik menjadi dasar kuat untuk mempererat hubungan bilateral.

Prabowo mengatakan, "Kita berdua adalah negara di Pasifik. Kita berdua adalah negara perdagangan. Kita membutuhkan hubungan yang baik untuk kesejahteraan ekonomi kedua negara kita, dan mungkin kita memiliki peran yang saling melengkapi."

Fokus Ekonomi dan Stabilitas Global

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin juga membahas sinergi antara kemajuan industri, sains, dan teknologi Korea Selatan dengan potensi sumber daya alam serta pasar besar yang dimiliki Indonesia.

Selain kerja sama ekonomi, isu stabilitas dan perdamaian global turut menjadi perhatian di tengah meningkatnya ketidakpastian dunia.

Prabowo mengungkapkan, "Kunjungan kenegaraan saya ke sini berlangsung di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian dan bahaya. Oleh karena itu, hubungan antarnegara seperti Indonesia dan Korea Selatan menjadi semakin penting."

Sebagai tindak lanjut, Presiden Prabowo mendorong para menteri dari kedua negara untuk segera merealisasikan berbagai kesepakatan yang telah dicapai.

Ia menambahkan, "Marilah kita meminta para menteri kita untuk berupaya mewujudkan peran yang lebih tinggi ini."

Sebagai informasi tambahan, kemitraan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara melalui peningkatan kerja sama ekonomi dan teknologi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
FIFA Kucurkan Rp6 Triliun untuk Klub yang Pemainnya Dipanggil ke Piala Dunia 2026, Persib Berpeluang Kecipratan
• 5 jam lalubola.com
thumb
Sirkuit Mandalika Siap Gelar GT World Challenge Asia, Fokus Berdayakan Marshal Lokal
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Hartadinata (HRTA) Jajaki Kerja Sama dengan Anak Usaha United Tractors (UNTR)
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Di DK PBB, RI Kecam Israel Atas Serangan yang Tewaskan 3 Prajurit TNI
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Wamenhub Ungkap Pergeseran Liburan WNI dari Eropa ke Asia Imbas Konflik Timteng
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.