Polisi Gerebek Praktik Pengoplosan Gas Bersubsidi di Bogor, Pelaku Kabur

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Polisi menggerebek sebuah rumah yang dijadikan lokasi praktik pengoplosan gas bersubsidi di Sukaraja, Bogor, Jawa Barat. Seratusan tabung gas ukuran 3 dan 12 kilogram, serta alat pengoplosan gas diamankan dari lokasi.

"Betul, kegiatannya pada Selasa (31/3) sore. Barang bukti yang kita amankan ada beberapa tabung gas melon warna hijau, atau gas bersubsidi dan tabung gas non subsidi ukuran 12 kilogram. Kita juga amankan ada timbangan dan alat penyuntikan gas," kata Kapolsek Sukaraja AKP Ade Rahmat ketika dimintai konfirmasi, Rabu (1/4/2026).

Baca juga: Duduk Perkara Taksi Pelat B Ditilang karena Cari Penumpang di Bogor

Ade menyebutkan, penggerebekan dilakukan sebagai tindak lanjut aduan masyarakat yang curiga, dan resah dengan bau gas di sekitar lokasi. Warga mengaku khawatir terjadi hal yang membahayakan di lokasi.

"Kami menerima laporan dari 110, kemudian kita respons cepat, dari tim piket Polsek Sukaraja, anggota, semuanya datang ke TKP. Setibanya di lokasi, ternyata benar ada beberapa alat yang diduga digunakan untuk memindahkan (mengoplos) gas dari tabung bersubsidi, ke tabung non subsidi yang 12 kilogran," terang Ade.

"Selain itu, warga juga memang sudah lama resah karena selalu bau gas di lokasi. Mereka takut terjadi apa-apa, makanya laporan ke nomor aduan itu dan kita tindaklanjuti. Lokasinya itu tempat pangkalan tabung gas, tapi ada praktik pengoplosan di situ," imbuhnya.

Ade belum menyebutkan jumlah tabung yang diamankan saat penggerebekan dan berapa lama praktik pengoplosan berlangsung. Pemilik rumah juga tidak ditemukan saat penggerebekan.

"Untuk pelaku pengoplosan atau pemilik rumah sudah kabur ketika kita datang. Kita langsung koordinasi dengan Polres, kasusnya sekarang ditangani di Polres. Barang bukti juga diangkut ke Polres, belum tahu jumlah pastinya, ada sekitar seratusan tabung," kata Ade.

Baca juga: Awal Mula Terbongkar Kedok Dukun Palsukan Duit Setengah Miliar




(sol/whn)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komnas HAM Gali Keterangan TNI Terkait Kasus Penyiraman Andrie Yunus
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Film Akal Imitasi Angkat Kisah Pendidikan dan AI, Syuting Perdana di Makassar
• 15 jam laluterkini.id
thumb
Polling: Apakah Argentina akan Kembali Juara Piala Dunia?
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Modal Honda Brio Bersaing di Tengah Gempuran BEV Murah dan Ancaman Krisis BBM
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Tottenham Hotspur Resmi Tunjuk Roberto De Zerbi sebagai Pelatih Baru
• 21 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.