Jakarta, VIVA – Perjalanan mudik seringkali menjadi “ujian pertama” bagi kendaraan, terutama jika menempuh jarak jauh dengan kondisi jalan yang beragam. Setelah kembali ke rutinitas, mobil yang baru digunakan untuk mudik sebaiknya tidak langsung dipakai harian tanpa pengecekan.
Ada beberapa perawatan penting yang perlu dilakukan agar performa tetap optimal dan risiko kerusakan bisa dicegah sejak dini.
- PT.Pertamina Lubricants
Berikut VIVA rangkum Rabu, 1 April 2026, tujuh langkah perawatan yang wajib dilakukan setelah mobil digunakan untuk perjalanan jauh.
1. Cek Oli Mesin dan Cairan Penting
Perjalanan jauh membuat mesin bekerja lebih keras dari biasanya. Karena itu, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memeriksa kondisi oli mesin. Pastikan volumenya cukup dan warnanya masih layak. Jika sudah terlalu gelap atau jarak tempuh mendekati batas servis, sebaiknya segera diganti.
Selain oli, periksa juga cairan lain seperti coolant, minyak rem, dan washer. Semua komponen ini berperan penting menjaga performa dan keamanan kendaraan.
2. Periksa Kondisi Rem
Rem adalah komponen vital yang harus dipastikan dalam kondisi prima setelah perjalanan jauh. Penggunaan intens, terutama di jalan menurun atau macet, bisa mempercepat keausan kampas rem.
Jika terasa ada bunyi, getaran, atau pengereman kurang pakem, segera lakukan pengecekan lebih lanjut di bengkel.
3. Cek Tekanan dan Kondisi Ban
Ban menjadi salah satu bagian yang paling terdampak selama mudik. Jalan berlubang, panas aspal, hingga beban berat bisa memengaruhi kondisi ban.
Periksa tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan dan pastikan tidak ada retakan, benjolan, atau keausan tidak merata. Jangan lupa juga mengecek ban cadangan.
4. Bersihkan Mobil Secara Menyeluruh
- Bridgestone Indonesia
Setelah perjalanan jauh, mobil biasanya dipenuhi debu, lumpur, hingga sisa serangga di bodi. Membersihkan mobil tidak hanya soal estetika, tetapi juga menjaga cat dan komponen tetap awet.
Bagian kolong mobil juga penting dibersihkan karena sering terkena kotoran yang bisa memicu karat jika dibiarkan.
5. Periksa Filter Udara dan Kabin
Filter udara mesin dan kabin sering kali kotor setelah perjalanan panjang, apalagi jika melewati area berdebu. Filter yang kotor bisa mengurangi performa mesin dan kualitas udara di dalam kabin.





