Jakarta, VIVA – Subholding Gas Pertamina, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk alias PGN bersama PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) dan Komunitas Mobil Gas (Komogas), berhasil melaksanakan program Bengkel Keliling Compressed Natural Gas (CNG) bertajuk Bengkel Standby Idul Fitri 1447 H.
Kegiatan ini berlangsung di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) Cirebon, Jawa Barat, selama periode mudik Lebaran 2026.
Program yang menghadirkan Tim Siaga yang beroperasi selama 24 jam itu mencatat, sebanyak 55 kendaraan telah dilayani yang terdiri dari 40 unit bajaj dan 15 unit mobil berbahan bakar gas (BBG).
Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman mengatakan, inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat keandalan infrastruktur energi alternatif di jalur mudik, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna kendaraan BBG.
"Program ini juga menunjukkan bahwa kendaraan berbasis CNG dapat menjadi solusi energi yang lebih bersih, efisien, dan ramah lingkungan, terutama di tengah tingginya mobilitas masyarakat saat arus mudik," kata Fajriyah dalam keterangannya, Rabu, 1 April 2026.
- Dokumentasi PGN.
Dia menambahkan, penguatan pemanfaatan CNG di jalur mudik ini sejalan dengan kebutuhan energi yang semakin mengarah pada solusi yang lebih bersih dan efisien. Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian seperti saat ini, energi bersih bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan.
"Karena itu, optimalisasi gas bumi termasuk CNG, menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menekan biaya bagi masyarakat,” ujarnya.
Fajriyah memastikan, PGN terus menghadirkan berbagai inisiatif yang tidak hanya berfokus pada aspek bisnis, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Dengan dukungan infrastruktur dan layanan yang semakin andal, kami berharap adopsi CNG dapat terus meningkat, terutama pada momentum mobilitas tinggi seperti periode Lebaran," kata Fajriyah.
Selaras dengan upaya mendorong efisiensi energi dan peningkatan layanan bagi pengguna BBG, Direktur Utama PGN Gagas, Santiaji Gunawan menegaskan, program ini merupakan langkah konkret untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik.
Dia mengatakan, kegiatan difokuskan pada peningkatan keandalan kendaraan BBG melalui layanan teknis langsung di SPBG, sehingga pengguna dapat melakukan pengecekan maupun perawatan secara cepat dan mudah.




